245 Napi LP Langsa Dapat Remisi

Sebanyak 245 narapidana (napi) Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa, Jumat (17/8), mendapatkan remisi HUT ke-73 RI

245 Napi LP Langsa Dapat Remisi
SERAMBI/ZUBIR
Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, menywrahkan SK remisi bebas kepada seorang napi LP Kelas II B Langsa, Jumat (17/8). Peringatan HUT ke-73 RI tahun ini total warga binaan LP setempat yang mendapatkan remisi sebanyak 245 orang.SERAMBI/ZUBIR 

LANGSA - Sebanyak 245 narapidana (napi) Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Langsa, Jumat (17/8), mendapatkan remisi HUT ke-73 RI. Seorang napi di antara yang mendapatkan remisi tersebut langsung bebas.

Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor PAS-419.PK.01.01.02 Tahun 2018 tanggal 14 Agustus 2018, tentang Pemberian Remisi Umum 17 Agustus tahun 2018, secara simbolis diserahkan oleh Wali Kota Langsa, Usman Abdullah, kepada Kepala LP Kelas II B Langsa, Sayed Mahdar di LP setempat.

Penyerahan remisi napi di LP Kelas II B Langsa juga dihadiri Dandim 0104/Atim, Letkol Inf M Iqbal Lubis, Kapolres Langsa AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, Kajari Langsa R Haikal SH MH, Ketua DPRK Langsa Burhansyah SH, Ketua PN Langsa Dr Murna Ningsih SH MH, dan lainnya.

Satu napi yang memperoleh remisi umum II langsung bebas, yaitu Syafrizal Bin Abdullah. Sedangkan 244 napi yang memperoleh remisi umum I, dirincikan remisi 1 bulan 55 orang, remisi 2 bulan 67 orang, remisi 3 bulan 67 orang, remisi 4 bulan 30 orang, remisi 5 bulan 20 orang, dan remisi 6 bulan sebanyak 10 orang.

Upacara HUT ke-73 yang dipusatkan di Lapangan Merdeka Langsa, berlangsung kidmat dan Wali Kota Langsa Usman Abdullah langsung bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini dihadiri seluruh jajaran unsur Forkopimda setempat, veteran, pelajar, mahasiswa, OKP, Ormas, dan lainnya.

Untuk menyambut peringatan HUT ke-73 RI tahun ini, Gampong Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, sore kemarin, juga menggelar zikir dan tahlilan bersama. Mereka mengenang jasa para pahlawan yang merebut Kemerdekaan NKRI.

Berkarya di LP
Wali Kota Langsa yang membacakan amanat Menteri Hukum dan HAM RI, Yasona H Laoly, mengatakan, gelora semangat untuk mengisi kemerdekaan tentunya harus menjadi milik segenap lapisan masyarakat, tak terkecuali bagi para warga binaan di lembaga pemasyarakatan.

Meskipun secara hukum mereka dirampas kemerdekaannya, namun itu hanyalah kemerdekaan fisik semata, karena sesungguhnya mereka tetap memiliki kemerdekaan untuk terus berkarya. Hal ini dibuktikan dengan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para narapidana.

Di antaranya adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Pasukan Merah Putih Narapidana di lapas-lapas seluruh Indonesia. Mereka melakukan pembangunan fasilitas umum di sekitar mereka sebagai implementasi dari pembinaan yang didapatkan di Lapas.(zb)

kategori remisi

* Satu bulan: 55 orang
* Dua bulan: 67 orang
* Tiga bulan: 67 orang
* Empat 4 bulan: 30 orang
* Lima bulan: 20 orang
* Enam 6 bulan: 10 orang.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved