Dokter Periksa Hewan Kurban

Pihak Dinas Peternakan (Disnak) Aceh bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI)

Dokter Periksa Hewan Kurban
Hewan Qurban 

* Di Banda Aceh dan Aceh Besar, 20-21 Agustus

BANDA ACEH - Pihak Dinas Peternakan (Disnak) Aceh bersama Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Aceh dan Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Unsyiah akan menugaskan ratusan dokter hewan dan mahasiswa FKH Unsyiah, Banda Aceh, ke berbagai gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka akan memeriksa hewan kurban, yakni sapi, kerbau, dan kambing, Senin dan Selasa, 20-21 Agustus 2018, guna memastikan hewan tersebut sehat dan halal, sehingga layak dikurbankan pada Idul Adha 1439 H, Rabu (22/8).

Kadisnak Aceh, drh Rahmandi didampingi Kabid Keswan, drh Muslim menyampaikan hal ini kepada Serambi di Banda Aceh, Jumat (17/8). Menurutnya, kegiatan itu sudah menjadi program tahunan pihaknya, namun tahun lalu baru mereka gelar di Banda Aceh dan tahun ini bertambah ke Aceh Besar. “Untuk 21 kabupaten/kota lainnya tetap dilakukan pihak dinas kabupaten/kota masing-masing bersama manteri hewan kecamatan,” kata Rahmandi.

Sebelumnya, kata Rahmandi, Kamis (16/8), pihaknya sudah melakukan penyuluhan terkait hal ini kepada 42 keuchik di Banda Aceh dan Aceh Besar yang menjadi sasaran program ini, 150 mahasiswa FKH Unsyiah, dan 50 dokter hewan di Kantor Disnak Aceh. Adapun narasumbernya antara lain Dr drh Nurliana Msi (Aspek Pencemaran Mikroba pada Daging), Dr Drh Razali MP (Pencegahan Zoonosis), dan dari PDHI Aceh, drh Ismail MM (Kesejahteraan Hewan pada Pemotongan Ternak Kurban).

Tujuan penyuluhan ini agar saat petugas turun ke lapangan, 20-21 Agustus, tak ada lagi hambatan di lapangan atau miskomunikasi dengan panitia dan pemilik kurban, sebagaimana pengalaman tahun sebelumnya, kata Rahmandi kedatangan petugas itu justru ditolak di gampong.

Sementara itu, Ketua PDHI Cabang Aceh, drh Zulya Zaini Yahya Msi, mengatakan keterlibatan pihaknya dalam program itu sangat penting agar para dokter hewan di daerah bersama Disnak setempat juga turut berpartisipasi melakukan hal yang sama, sehingga hewan kurban benar-benar sehat dan bebas berbagai bibit penyakit menular kepada manusia yang mengonsumsinya.

Sedangkan Dekan FKH Unsyiah, Dr drh Muhammad Hambal, mengucapkan terimakasih dan mereka mengaku senang dilibatkan dalam program itu karena juga dapat menambah pengetahun mahasiswa. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help