Besok, JCH Wukuf di Arafah

Jutaan jamaah calon haji (JCH) dari seluruh penjuru dunia, termasuk Aceh, dipastikan melaksanakan wukuf

Besok, JCH Wukuf di Arafah
Zulkarnain Jalil 

MEKKAH - Jutaan jamaah calon haji (JCH) dari seluruh penjuru dunia, termasuk Aceh, dipastikan melaksanakan wukuf di Arafah, Senin (20/8) besok. Kepastian itu mengacu pada

keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menetapkan Minggu (2/8) sebagai awal Zulhijjah 1439 Hijriah.

Untuk diketahui, wukuf menurut bahasa berarti berhenti atau berdiam diri. Sedangkan menurut istilah, wukuf adalah berhenti di Arafah (kurang lebih 20 km dari Kota Mekkah) sejak tergelincirnya matahari pada 9 Dzulhijjah hingga terbit fajar pada 10 Dzulhijah. Hari itu adalah puncak haji dan wukuf adalah sebesar-besarnya rukun haji.

Pemerintah Arab Saudi menetapkan awal Zulhijjah 1439 Hijriah berdasarkan rukyat di wilayah Saudi, di mana hilal terlihat pada Sabtu (11/8) sore. “Rukyat hilal untuk bulan Zulhijjah 1439 Hijriah pada Sabtu (11/8) sore sudah dilaksanakan dihadiri sejumlah saksi yang telah disumpah guna menyaksikan bulan baru,” jelas Mahkamah Tinggi Saudi, seperti dikutip Al-Jazeera dari kantor berita resmi Saudi.

Dengan begitu, lanjut Mahkamah Tinggi Saudi, Wukuf dilaksanakan pada Senin, 9 Zulhijjah 1439 Hijriah, yang bertepatan dengan 20 Agustus 2018. Penetapan tersebut merujuk pada pengamatan tim rukyatul hilal Saudi di beberapa lokasi seperti As-Sudair dan As-Syaqra.’

Wartawan Serambi, Zulkarnain Jalil, tadi malam, dari Mekkah, Arab Saudi, melaporkan, untuk melaksanakan wukuf, JCH Aceh diberangkatkan secara bergelombang menggunakan bus pada Minggu (19/8) hari ini.

Menurut Zulkarnain, JCH secara umum dan jamaah Aceh khususunya sudah siap fisik dan mental untuk menyambut pelaksanaan wukuf pada musim haji tahun ini. “Sejak beberapa hari terakhir, jamaah telah diedukasi oleh tim kesehatan menyangkut persiapan selama di Arafah, Mudzalifah, dan Mina melalui bimbingan kesehatan serta pemeriksaan secara rutin dari kamar ke kamar,” lapor Zulkarnain via pesan WhatsApp (WA).

Di setiap pemondokan, lanjutnya, sudah siaga tim kesehatan yang terdiri atas dokter dan paramedis. “Sementara untuk persiapan dari segi mental, tim pembimbing ibadah haji juga mengadakan beberapa kali manasik khusus menghadapi momen atau puncak haji terbesar tahun ini. Bimbingan dilakukan secara massal maupun berkelompok,” ungkap Zulkarnain.

Mengingat saat ini suhu di Kota Mekkah mencapai 45 derajat Celcius, tambahnya, JCH diminta untuk tidak terlalu banyak beraktivitas di luar tenda. Apalagi, menurut Zulkarnain, kemungkinan suhu akan terus bertambah saat pelaksanaan wukuf nantinya.

Menjelang wukuf, kata Zulkarnain lagi, tim kesehatan juga mewanti-wanti agar JCH selalu siap dengan alat pelindung diri (APD) seperti masker, kacamata hitam, payung, dan alat penyemprot air ke wajah atau tubuh. “Jamaah juga diingatkan agar saat naik bus menuju Arafah untuk berniat haji. Perbanyak baca talbiah selama perjalanan,” pungkas Zulkarnain Jalil.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved