Dinkes dan BPOM Didesak Cek Kualitas Anggur Murah yang Beredar di Nagan Raya

Beredar informasi bahwa anggur tersebut diimpor dari luar negeri dan diduga mengandung bahan berbahaya.

Dinkes dan BPOM Didesak Cek Kualitas Anggur Murah yang Beredar di Nagan Raya
tanobat.com
Anggur merah 

Laporan Riski Bintang | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Dinas Kesehatan (Dinkes) Nagan Raya dan Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM), diminta memeriksa kondisi anggur yang dijual dengan harga murah di kawasan itu.

Permintaan itu disampaikan anggota dewan dan sejumlah masyarakat terkait beredarnya informasi bahwa anggur tersebut diimpor dari luar negeri dan diduga mengandung bahan berbahaya.

Anggota DPRK Nagan Raya, Cut Man, meminta BPOM melakukan pemeriksaan terhadap kelayakan buah anggur yang dijual murah di pingir-pinggir jalan daerah itu.

"Kita takutkan ada bahan berbahaya dalam buah tersebut, jadi harus diperiksa," katanya kepada Serambinews.com, Senin (20/8/2018).

Sementara itu, Asmaul Husna warga Kuala mengaku ikut menerima pesan berantai yang menyebutkan anggur murah tersebut berasal dari China dan terkontaminasi bahan berbahaya.

"Pesan broadcast yang kita terima seperti itu, jadi untuk itu perlu adanya sikap tegas dari dinas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap buah yang dijual di bahu-bahu jalan itu," katanya.

Pemeriksaan itu, kata Asmaul, juga bisa menjadi patokan layak atau tidak buah anggur tersebut dikosumsi, sekaligus menghilangkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Jika hasil penelitian nantinya buah anggur tersebut aman dikonsumsi, maka masyarakat tak khawatir lagi membelinya. Namun, jika anggur itu mengandung unsur berbahaya, harus diumumkan kepada masyarakat agar tidak membelinya.

Senada dengan Asmaul Husna, Teuku Adria juga mengharapkan dinas terkait turun melakukan pemeriksaan.

"Tentunya kita berharap buah tersebut layak dikosumsi," ungkapnya.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com dari salah seorang pedagang anggur murah tersebut menyebutkan, buah-buahan itu didatangkan dari Sumatera Utara.

"ini anggurnya datang dari Medan bang," kata seorang pedagang yang mengaku berasal dari Aceh Timur.(*)

Penulis: Riski Bintang
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help