DPRK Desak Bupati Lantik Anggota KIP

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran eksekutif

DPRK Desak Bupati Lantik Anggota KIP
Akmal Abzal 

SINABANG - Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Simeulue menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan jajaran eksekutif yang dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Simeulue Afridawati dan Sekretaris Daerah Ahmadlyah, Senin (20/8), di ruang sidang DPRK setempat.

RDP itu dipimpin oleh Ketua DPRK Murniati dan dihadiri unsur pimpinan dan anggota dewan lainnya.

Para anggota dewan yang hadir dalam RDP tersebut mengatakan, terkait belum dilantiknya anggota komisi independen pemilihan (KIP) Simeulue, tidak ada alasan lagi dilakukan penundaan. DPRK juga sudah melakukan konsultasi mengenai aturan yang berkaitan dengan pelantikan para komisioner KIP Simeulue.

“Setelah kita konsultasikan, disebutkan bahwa tidak ada aturan untuk merekrut ulang. Ini produk legislatif. Saya yakin kalau pun tidak dilantik bupati, mereka tetap bisa dilantik. Karena tidak ada undang-undang, komisioner tidak dilantik, tidak ada. Kita sudah menyelesaikan tugas ini sesuai konstitusi,” tegas Ihya Ulumudin, dari Komisi A DPRK Simeulue.

Pada kesempatan itu ia juga mengatakan bahwa para calon anggota komisioner yang sudah mendapatkan SK dari KPU pusat itu sudah melewati tahapan seleksi dan bukan atas sebuah keinginan untuk diluluskan. Hal senada juga disampaikan para anggota dewan lainnya, seperti Hasdian Yasin, yang meminta supaya pelantikan KIP Simeulue segera dilaksanakan untuk menjalankan tugas-tugas komisioner dalam menghadapi pemilihan anggota legislatif maupun pilpres.

Secara terpisah anggota KIP Aceh Akmal Abzal menyampaikan pihaknya telah mengambil alih kewenangan KIP Aceh Selatan seiring berakhirnya masa tugas KIP setempat pada 18 Agustus lalu. Semua tahapan Pemilu akan dilaksanakan oleh KIP Aceh bersama staf sekretariat KIP Aceh Selatan. “Mulai hari ini KIP Aceh Selatan sudah mulai diambil alih KIP Aceh,” katanya di Kantor KIP Aceh, Senin (20/8).

Selain Aceh Selatan, KIP Aceh untuk sementara juga mengambil alih KIP Aceh Tenggara dan Simeulue, sehubungan dengan belum dilantiknya para anggota KIP di daerah tersebut.

Akmal menjelaskan bahwa proses rekrutmen anggota KIP Aceh Tenggara masih ditingkat komisi A DPRK setempat. Sedangkan KIP Simeulue sudah ada anggota KIP terpilih, hanya tinggal menunggu pelantikan saja oleh bupatinya.

“Persoalan ini sebenarnya persoalan domestik sekali. Kita hanya berharap anggota KIP ini bisa segera dilantik. Sedangkan di Aceh Selatan anggota KIP memang belum direkrut,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Simeulue Hj Afridawati yang hadir mewakili Bupati--Bupati Simeulue menunaikan ibadah haji--mengatakan, pihaknya akan menghadap Plt Gubernur Aceh untuk membicarakan persoalan tersebut. “Kalau dinyatakan (Plt Gubernur, red) lantik, akan saya lantik,” kata Afridawati.

Terkait persoalan itu, lanjut Afridawati, ia mengaku sudah pernah menyampaikan kepada Bupati Simeulue. Namun, Bupati menyatakan tidak boleh dilantik komisioner KIP. “Tetapi, harapan saya, ini permohonan saya, setelah Lebaran Haji kita akan berkonsultasi. Saya capek juga ini ditanyakan terus. Saya sangat menghargai lembaga ini,” imbuhnya.(sm/mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved