Ini Kronologis Hilangnya Kontak Boat Pembawa Turis Australia Tujuan Kepulauan Banyak

Okta Derita Kapten boat kayu bernama KM Jaya itu, sempat menginformasikan berada di sekitar Sarang Bau, Nias, sebelum akhirnya putus kontak.

Ini Kronologis Hilangnya Kontak Boat Pembawa Turis Australia Tujuan Kepulauan Banyak
Ilustrasi Turis 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Boat pembawa sembilan turis Australia dari Nias, Sumatera Utara, tujuan Ujung Lolok, Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, hilang kontak sejak Rabu (21/8/2018) sore.

Okta Derita Kapten boat kayu bernama KM Jaya itu, sempat menginformasikan berada di sekitar Sarang Bau, Nias, sebelum akhirnya putus kontak.

Berikut kronologis hilang kontaknya boat 6 GT berpenumpang turis tersebut sebagaimana disampaikan Sekretaris Satgas Search And Rescue (SAR) Kepulauan Banyak, Yudistira:

Baca: BREAKING NEWS - Boat Pembawa Turis Australia Tujuan Kepulauan Banyak Hilang Kontak Sejak Kemarin

- Selasa (21/8/2018) sekitar pukul 11.00 WaiB boat berangkat dari Nias menuju Ujung Lolok, Kepulauan Banyak

- Pukul 14.41 WIB kapten kapal mengirimkan SMS kepada Friska (pemilik penginapan di Ujung Lolok) menginformasikan bahwa boat sudah sampai di wilayah Sarang Bau, Nias.

Pada saat itu Friska mengingatkan untuk tidak melanjutkan perjalanan dan menginap di Sarang Bau atau kembali ke Nias untuk menginap di hotel. Komunikasi kemudian terganggu dan terputus.

Baca: Basarnas Kirim Heli Cari Turis Hilang di Pulau Banyak

- Pukul 16.00 WIB Friska menghubungi kapten kapal tetapi tidak dapat terhubung. Kemudian yang bersangkutan menghubungi istri kapten kapal dan mendapatkan informasi bahwa suaminya mengirimkan sms kepada istrinya sekitar pukul 15.30 WIB menginformasikan bahwa mereka bergerak menuju Ujung Lolok

- Suami Friska telah menghubungi pihak kedutaan Australia di Medan, Sumatera Utara, menginformasikan bahwa ada sembilan orang warga negaranya belum diketahui keberadaanya

- Koki penginapan di Ujung Lolok, Mondang hingga, Rabu (22/8/2018) belum mendapat kabar mengenai boat beserta penumpangnya (kapal belum sampai). (*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help