Jusuf Kalla Tegaskan Tidak Jadi Juru Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Minta Menteri tak Jadi Jurkam

Jusuf Kalla memastikan bahwa ia tidak akan menjadi juru kampanye pasangan tersebut sehingga kinerja sebagai wapres tak terganggu

Jusuf Kalla Tegaskan Tidak Jadi Juru Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Minta Menteri tak Jadi Jurkam
KOMPAS.com/Hendra Cipto
Wakil Presiden Jusuf Kalla (KOMPAS.com/Hendra Cipto) 

SERAMBINEWS.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla merasa tak masalah ia masuk dalam jajaran anggota dewan pengarah tim kampanye nasional bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Meski demikian, Kalla memastikan bahwa ia tidak akan menjadi juru kampanye pasangan tersebut sehingga kinerja sebagai wapres tak terganggu.

"Jadi dewan pengarah saja boleh-boleh saja. Kalau jurkam atau pengurus kemana-mana itu tidak boleh," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Baca: Ini Alasan Jusuf Kalla Tolak Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf Amin

Kalla sebelumnya sudah menolak saat diminta menjadi ketua tim kampanye nasional.

Namun ia tak menolak saat diminta menjadi dewan pengarah.

Nama Kalla sudah masuk ke dalam susunan timses Jokowi-Ma'ruf yang diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum.

Kalla mengatakan, sebagai anggota dewan pengarah, ia hanya bertugas memberikan arahan kepada tim.

Baca: Komjen Syafruddin Resmi Jabat Menteri PAN-RB, Sosok Mantan Ajudan Jusuf Kalla yang Jadi Menteri

Ia memperkirakan, rapat dewan pengarah hanya akan berlangsung sekali dalam satu bulan.

"Pengarah tentu memberikan arahan sehari sebulan. Kerja itu hanya rapat saja. Tidak operasional," kata dia.

Kalla pun meminta, para menteri dan pejabat yang masuk dalam susunan kepengurusan Jokowi-Ma'ruf bisa melakukan metode serupa.

Baca: Jokowi Sebut Jusuf Kalla Bersedia Jadi Ketua Tim Pemenangan, Timses Akan Akomodasi Unsur Ulama

Menurut dia, para menteri boleh saja masuk ke dalam kepengurusan, namun tidak ikut menjadi juru kampanye yang akan menyita waktu.

Para menteri yang masuk ke dalam timses Jokowi, yakni Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sekretaris Kabinet Pramono Anung hingga Juru Bicara Presiden Johan Budi.

"Ya kalau jadi jurkam pasti tidak boleh," kata dia.(*)

Baca: Wapres Jusuf Kalla Terima Delegasi dari Aceh, Ini Sejumlah Masalah yang Dibicarakan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: JK Pastikan Tidak Jadi Juru Kampanye Jokowi-Ma'ruf

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help