Mantan Keuchik Gugat Bupati Nagan

Mantan Keuchik Lantong, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya Zulchairal mendaftarkan gugatan

Mantan Keuchik  Gugat Bupati Nagan
Ilustrasi 

SUKA KAMUMUE - Mantan Keuchik Lantong, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya Zulchairal mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Banda Aceh pada, Selasa (21/8) lalu melalui kuasa hukumnya.

Gugatan tersebut dilayangkan lantaran yang bersangkutan merasa dirugikan atas keputusan bupati Nagan Raya yang memberhentikannya dari keuchik definitif di Desa Latong beberapa waktu lalu.

“Masalah gugatan tersebut semuanya sudah saya serahkan pada forum keuchik, dan saya tinggal mengikuti saja petunjuk dari forum keuchik yang saat ini juga sudah dilimpahkan pada Lembaga Konsultan Hukum Indonesia (LKHI) terkait gugatan yang sudah kita daftarkan ke PTUN di Banda Aceh,” kata Zulchairal, mantan Keuchik Lantong, Kecamatan Seunagan Kepada Serambi, Jumat (24/8).

Ia menambahkan, pihaknya merasa telah dizalimi secara sepihak. Namun menurutnya ini negara hukum, maka pihaknya berupaya untuk mencari keadilan dan tidak bermaksud melawan penguasa mengenai gugatan yang sudah didaftarkan ke PTUN Banda Aceh itu.

“Terkait pemecatan saya sebagai keuchik Latong oleh bupati Nagan Raya, saya hanya mencari keadilan saja dan bukan bermaksud melawan penguasa,” jelas Zulchairal.

Disebutkan, pihaknya tidak bisa menerima jika dituduh telah melakukan penyimpangan karena diduga terlibat politik praktis pada pilkada tahun lalu.

“Semua yang dituduhkan kepada saya itu tidak benar dan alasan tersebut dijadikan sebagai dasar pemberhentian saya. Kondisi ini membuat saya harus menanggung fitnah sosial di masyarakat yang sangat merugikan bagi saya baik secara materil dan imaterial,” jelas Zulchairal.

Siap Dipertanggungjawabkan
Sementara itu Kabag Pemerintahan Sekdakab Nagan Raya Wahidin SE yang dikonfirmasi Serambi, Jumat (4/6) secara terpisah mengatakan pemerintah siap mengikuti proses hukum. Sebab setiap kebijakan dan keputusan yang telah diambil oleh pemerintah Nagan Raya siap dipertanggungjawabkan bersama dokumen dan bukti yang ada.

Disebutkan, bahwa pemberhentian Keuchik Latong, Kecamatan Seunagan itu didukung sejumlah dokumen dan bukti, bahwa yang bersangkutan benar terlibat dan memihak kepada salah satu kandidatpada pilkada yang lalu dan keterlibatan itu dinilai sebuah pelanggaran terhadap sumpah jabatan.

“Jika Zulchairal membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, maka kita siap untuk mengikutinya, sebab semua barang bukti sudah di tangan kita. Setiap pemberhentian itu tentu kita memiliki alasan yang kuat sesuai dengan aturan,” sebut Wahidin.(c45)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help