Penjagaan Laut Aceh Masih Lemah

KAPOLDA Sumut, Brigjen Agus Andrianto memastikan keenam tersangka yang terlibat dalam jaringan narkotika internasional

Penjagaan Laut Aceh  Masih Lemah
KAPOLDA Sumut, Brigjen Agus Andrianto

KAPOLDA Sumut, Brigjen Agus Andrianto memastikan keenam tersangka yang terlibat dalam jaringan narkotika internasional diungkap pihaknya memanfaatkan jalur laut untuk menyelundupkan narkoba dari Malaysia ke Indonesia. Secara pribadi, dia menilai pengawasan di jalur laut butuh ditingkatkan.

“Sabu-sabu itu dibawa dari Pulau Pinang (Penang), Malaysia. Merekamenyeberang ke perairan di Aceh Tamiang dan kemudian mendistribusikannya ke Medan dan daerah lainnya,” kata Agus terkaitpenangkapan enam penyelundup yang berujung tewasnya tiga tersangka, Jumat (24/8).

Lemahnya pengawasan laut ini terlihat dari leluasanya tersangka
melakukan ‘bongkar muat’ narkoba di tengah laut. Diketahui sabu-sabu
yang disita petugas dibawa menggunakan speedboat dari Pulau Pinang.
Selanjutnya sabu-sabu itu diserahkan kepada tersangka lain yang sudah
menunggu menggunakan perahu nelayan di perairan Tamiang.

Lemahnya penjagaan laut Aceh ini sebelumnya juga disoroti Deputi
Pemberantasan Narkoba BNN, Irjen Arman Depari. Bahkan secara tegas
jenderal Polri itu menilai Kemenko Maritim dan Kementerian Kelutan dan
Perikanan (KKP) belum berkontribusi mencegah masuknya narkoba dari
laut.

Kritikan ini disampaikan Arman terkait aksi Ibrahim Hasan alias
Ibrahim Hongkong, bekas anggota DPRD Langkat yang terindikasi sudah
beberapa kali memanfaatkan laut Tamiang untuk memasok narkoba dari
Malaysia.

“Terus terang saja, dalam beberapa penangkapan yang kami lakukan
bersama TNI AL, polisi dan Bea Cukai, belum ada kontribusi dari
Kementerian Maritim dan Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Peran kedua institusi itu disebutnya sangat penting untuk menciptakan
sinergitas menjaga perairan Indonesia dari aksi penyelundupan. Apalagi
harus disadari, laut Indonesia sangat luas, sehingga butuh perhatian
yang lebih serius. (mad)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved