Pijay Sembelih 891 Ekor Hewan Kurban

Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat di delapan kecamatan di Pidie Jaya pada Idul Adha kali ini juga menyembelih hewan kurban

Pijay Sembelih 891 Ekor Hewan Kurban
Pedagang menjual kambing untuk qurban di Simpang Surabaya, Banda Aceh, Senin (21/9). Harga kambing berkisar Rp 1.600.000 hingga Rp 3.500.000 per ekor tergantung ukuran berat. SERAMBI/M ANSHAR 

* Nelayan Teupin Pukat 14 Ekor

MEUREUDU- Seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat di delapan kecamatan di Pidie Jaya pada Idul Adha kali ini juga menyembelih hewan kurban. Data yang dihimpun Serambi, ternak yang disembelih tahun ini hampir mencapai 900 ekor. Rinciannya, warga di delapan kecamatan sekitar 600 ekor, satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) 155 ekor. Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama 103 ekor dan Dayah Jeumala Amal (DJA) Luengputu Kecamatan Bandarbaru sebanyak 33 ekor. Jika ditotal mencapai 891 ekor.

Penyembelihan kurban dilakukan sejak hari pertama Idul Adha (10 Zulhijjah) hingga Sabtu (25/8) hari ini. Dibandingkan tahun lalu, adanya peningkatan sekitar 200 ekor, dimana tahun lalu mencapai 700 ekor.

“Sebuah pemandangan yang luar biasa dan patut ditiru, sungguhpun mayoritas warga Gampong Meunasah Jurong Teupin Pukat Kecamatan Meurahdua, mengandalkan laut lepas sumber pendapatan, namun tak pernah absen berkurban,” tandas seorang tokoh masyarakat Meureudu.

Tahun 2018 ini, warga di sana menyembelih delapan ekor sapi dan enam ekor kambing untuk kurban. Hewan kurban yang disembelih tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang hanya empat ekor sapi dan delapan ekor kambing/biri-biri.

Prosesi penyembelihan berlangsung, Kamis (23/8) dan semua daging dibagikan untuk 390 kepala keluarga (KK). “Ya benar, Idul Adha tahun ini warga menyembelih delapan ekor sapi serta enam ekor kambing/biri-biri,” timpal Tgk H Zamli Zainuddin, Imum meunasah setempat.

Fenomena seperti itu sudah berlangsung setiap Idul Adha. Beberapa warga Teupin Pukat menjawab Serambi secara terpisah memaparkan strategi agar bisa berkurban. Untuk berkurban, jauh-jauh hari sudah diniatkan. Jadi, kendati dari segi ekonomi agak kepayahan, kata seorang ibu rumah tangga di sana, tapi karena mereka menabung sejak awal, sehingga menjelang Idul Adha dana untuk seekor kambing/biri-biri atau seekor sapi gabungan tujuh orang, bisa terpenuhi.

Pantauan Serambi, sejumlah desa pinggiran pantai lainnya di Pijay juga melaksanakan hal yang sama. Selain menabung sendiri, cara lain yang dilakukan adalah dengan menabung secara bersama-sama. Setorannya bisa jadi setiap bulan, setengah bulanan maupun mingguan. Ketua MPU Pijay, H Said Abdullah atau lebih akrab disapa Abati Panteraja membenarkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir animo warga Pijay untuk berkurban semakin tinggi. “Jika ada kemauan pasti ada jalan,” kata Abati.(ag)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved