Polisi Bekuk Pengedar Narkoba

Aparat kepolisian dari tim Opnal Polsek Meureudu, Pidie Jaya, membekuk Safrizal (29), pengedar narkoba

Polisi Bekuk  Pengedar Narkoba
Kapolsek Meureudu, Pidie Jaya, AKP Aditia Kusuma SIK (Dua Kanan) bersama dua anggota Polisi mengamankan pelaku pengedar sabu-sabu dan ganja, Safrizal (Dua kiri) asal Gampong Meunasah Lhok, Kamis (23/8/2018) malam. foto/IST 

* Terbesar Sepanjang 2018

MEUREUDU - Aparat kepolisian dari tim Opnal Polsek Meureudu, Pidie Jaya, membekuk Safrizal (29), pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan ganja, asal Gampong Meunasah Lhok, Meureudu, Kamis (24/8) malam sekira pukul 20.00 WIB. Dari tangan pelaku polisi menyita sejumlah barang bukti.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK melalui Kapolsek Meureudu, AKP Aditia Kusuma SIK kepada Serambi, Jumat (24/8) mengatakan, penangkapan pelaku pengedar barang haram jenis narkoba berupa sabu-sabu dan ganja ini merupakan yang terbesar sepanjang tahun 2018 oleh Polsek Meureudu. “Dari tangan pelaku aparat turut menyita 24 paket sabu-sabu dan dua bungkus amplop ganja kering siap edar. Delapan paket di antaranya telah terjual,” sebut Aditia Kusuma.

Penangkapan Safrizal yang berprofesi sebagai kuli bangunan itu berawal dari informasi masyarakat yang selama ini telah meresahkan. Sebab, keberadaan kuli bangunan di gampong ini sangat merisaukan, karena kerap terlibat dalam transaksi barang yang diharamkan oleh negara.

Menidaklanjuti laporan warga, Polsek Meureudu mengerahkan sejumlah personel untuk membekuk keberadaan Safrizal di Persimpangan Simpang Beuracan, Meureudu. Nyatanya, saat digeledah, ditemukan 16 paket sabu-sabu. Sebanyak 8 paket lainnya telah terjual.

Selain itu, aparat juga turut menyita dua amplop ganja kering siap edar bersama bijinya. “Termasuk aparat juga menyita uang yang diduga dari hasil penjualan sebesar Rp 800.000,” jelasnya.

Pelaku sejak Kamis (23/8) malam langsung digelandang ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan serta mempertanggungjawabkan segala perbuatannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tim Opnal Polsek kembali melakukan penggeledahan rumah Safrizal dan salanjutnya ditemukan barang bukti (BB) berupa alat-alat merakit paket sabu di dalam rumahnya, yang semakin menguatkan peran pelaku sebagai pengedar narkotika.

Menurut polisi, pelaku memperoleh barang haram itu dari warga luar daerah. Dari 16 paket sabu yang didapatkan pelaku, diperbanyak menjadi 24 paket. Delapan paket di antaranya telah terjual. Sedangkan ganja siap edar yang dikemas dalam dua amplop belum terjual. “Status Safrizal segera ditingkatkan ke tahap penyidikan lebih lanjut,” demikian Aditia Kusuma. (c43)

barang bukti

* 24 paket sabu-sabu
* Dua bungkus amplop ganja kering siap edar
* Uang yang diduga hasil penjualan sabu sebesar Rp 800.000

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help