Seluruh Jamaah Haji Aceh Sudah Kembali ke Penginapan di Mekkah

Daud Pakeh megimbau kepada jamaah untuk menggunakan sisa waktu di Makkah dengan memperbanyak ibadah di Masjid Haram.

Seluruh Jamaah Haji Aceh Sudah Kembali ke Penginapan di Mekkah
ANADOLU AGENCY/MUSTAFA CIFTCI
Jamaah Haji melaksanakan Tawaf, Kamis (9/8/2018). Rangkaian ibadah haji tahun ini akan berlangsung pada 19-24 Agustus. 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seluruh jamaah haji Aceh sudah menyelesaikan kegiatan puncak haji 1439 H mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Mudzalifah, dan melempar jumrah di Mina.

Saat ini jamaah haji Aceh sudah berada di penginapan masing-masing di Mekkah.

"Alhamdulillah jamaah haji Aceh sudah kembali ke hotel di Mekkah. Berdasarkan laporan petugas kloter, sejak kemarin saat jamaah tiba di Mekkah ada yang langsung melaksanakan tawaf ifadhah, dan ada juga yang istirahat. Hari ini baru melaksanakan tawaf," kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Drs HM Daud Pakeh kepada Serambinews.com, Sabtu (25/8/2018).

Baca: Viral! Foto Jamaah Haji Indonesia Digendong Jamaah Suriah, Jalan ke Tenda Maktab Sejauh 2 Km

Ia menambahkan, secara umum kondisi jamaah haji Aceh dalam keadaan sehat. Ada sekitar tiga orang yang sedang dirawat di KKHI dan satu jamaah dirujuk ke RSAS karena sakit jantung dan dehidrasi. 

Daud Pakeh megimbau kepada jamaah untuk menggunakan sisa waktu di Makkah dengan memperbanyak ibadah di Masjid Haram. 

Baca: Jamaah Haji Aceh Lontar Jumrah 4 Hari

"Setelah prosesi ibadah haji selesai semuanya, kami berpesan kepada jamaah haji Aceh untuk memanfaatkan betul waktu yang tersisa selama di Makkah dengan memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Agar tidak menyesal nanti saat meninggalkan kota suci Mekkah Al Mukarramah," katanya.

Ia juga meminta kepada petugas kelompok terbang (kloter) untuk memastikan semua jamaah haji Aceh sudah melaksanakan tawaf ifadhah, serta kesempurnaan dalam hal rukun dan wajib haji. 

Selain itu, petugas kloter juga diminta untuk mendampingi jamaah yang kurang paham, atau melakukan pelanggaran ihram atau larangan dalam berhaji agar dapat diselesaikan segera sebelum ke Madinah. (*)

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved