Otomotif

Beli Mobil Makin Mudah

Bagi warga Aceh yang ingin memiliki mobil, maka saat ini sudah makin mudah, apalagi DP yang ditawarkan

Beli Mobil Makin Mudah
MOBIL crossover Toyota C-HR yang sudah dapat dipesan warga Aceh 

BANDA ACEH - Bagi warga Aceh yang ingin memiliki mobil, maka saat ini sudah makin mudah, apalagi DP yang ditawarkan sudah semakin terjangkau. Hal itu seperti ditawarkan oleh PT Oto Multiartha Cabang Banda Aceh, salah satu perusahaan pembiayaan otomotif independen dan terkemuka di Indonesia.

Alfurqan SE, Kepala Cabang PT Oto Multiartha Banda Aceh, Sabtu (25/8) menjelaskan pembiayaan untuk pembelian mobil secara kredit sudah semakin mudah. Sehingga, sebutnya, memiliki mobil varian apapun juga tidak perlu menunggu lama.

“Jika seluruh persyaratan konsumen lengkap, maka proses kredit untuk wilayah kerja Banda Aceh dan sekitarnya, dapat dirampungkan, hanya satu hari,” ujarnya. Dikatakan, persyaratan yang harus dipenuhi yakni kelengkapan administrasi, seperti kartu keluarga, KTP suami-istri, pendapatan dan beberapa hal terkait lainnya.

Alfurqan menyatakan selain DP atau uang muka yang harus dipersiapkan, dana asuransi dan fidusia juga harus dipersiapkan. Dia mencontohkan, jika Toyota All New Calya yang dibandrol Rp 160,4 juta, maka DP sebesar 20 persen atau Rp 32,08 juta dengan cicilan Rp 3.270.000/bulan selama 5 tahun.

“Jika dihitung seluruhnya bisa sampai Rp 40 juta, karena DP harus ditambah dengan biaya adm, asuransi dan fidusia,” jelasnya. Dia menambahkan untuk DP disesuaikan dengan kebijakan dealer mobil, karena kemungkinan ada cashback.

Sementara itu, Seperti diketahui, pemerintah telah menerbitkan Undang-undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Jaminan Fidusia merupakan jaminan kebendaan atas benda bergerak, baik yang berwujud maupun tidak berwujud. Hal itu sehubungan dengan hutang-piutang antara debitur dan kreditur.

Jaminan fidusia diberikan oleh debitur kepada kreditur untuk menjamin pelunasan hutangnya, dalam hal ini, kreditur merupakan lembaga pembiayaan dan debitur merupakan konsumen.

Contohnya, seseorang yang membeli mobil secara kredit, maka mobil tersebut masih milik perusahaan leasing, akan tetapi hak miliknya sudah dialihkan kepada debitur.

Jika seorang debitur sudah tidak mampu membayar lagi atau menunggak beberapa bulan, maka perusahaan leasing harus melengkapi diri dengan sertifikat jaminan fidusia saat akan menarik mobil. Tetapi, sebelumnya, harus ada somasi atau pemberituan kepada debitur terlebih dahulu.

Kembali ke Alfurqan yang menyatakan cicilan dapat dilaksanakan di beberapa tempat, seperti perbankan BRI, Mandiri, BCA dan Sinar Mas, selain Alfamart dan Kantor Pos. Dia menjelaskan suku bunga yang ditetapkan antara 6 sampai 7 persen atau sesuai dengan lamanya masa cicilan.

Nah, Oto juga menawarkan kemudahan bagi para konsumennya, seperti menambah biaya DP seusai 6 bulan mencicil, sehingga cicilan bulanan dapat ditekan lebih rendah lagi. “Jika pada awalnya, DP hanya sebesar yang ditetapkan dealer, maka sesudah enam bulan cicilan, dapat ditambah sesuai kemampuan konsumen,” tambahnya.

Dikatakan, kemudahan menambah DP itu hanya diberikan satu kali kepada konsumen atau debitur. Alfurqan juga menyinggung pembiayaan untuk mobil bekas yang lebih difokuskan untuk mobil penumpang atau MPV dengan tahun produksi 2005 ke atas. Sedangkan untuk pikap, paling rendah, produksi lima tahun terakhir.

Selain itu, seusai cicilan mobil lunas, maka debitur juga dapat mengajukan kredit untuk hal lainnya, jika cicilan sebelumnya lancar atau tidak macet. “Kalau mobil sudah lunas, maka kalau ingin meminjam dana, kami sudah siap,” tutupnya.(muh)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved