Ribuan Orang Hadiri Tradisi Peumeunap dan Seumeuleueng

Ribuan warga dari berbagai daerah yang ada di Aceh, khususnya Aceh Jaya menghadiri tradisi Peumeunap dan Seumeuleueng

Ribuan Orang Hadiri Tradisi Peumeunap dan Seumeuleueng
UPACARA adat Peumeunap dan Seumeuleueng Kerajaan Daya, di Kawasan Lamno, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya, Jumat (23/8). 

CALANG - Ribuan warga dari berbagai daerah yang ada di Aceh, khususnya Aceh Jaya menghadiri tradisi Peumeunap dan Seumeuleueng yang dilaksanakan di Desa Glee Jong, Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya, Jumat (23/8).

Perhelatan budaya itu merupakan kegiatan tahunan masyarakat Aceh Jaya dan sudah dilaksanakan sejak tahun 1480 M sampai sekarang di kawasan Makam Poe Teumeureuhom. Tradisi adat tersebut hingga kini masih terus dilestarikan oleh para keturunan raja terdahulu di wilayah Lamno.

Pada acara tersebut juga hadir Plt Gubernur Aceh diwakili Kadis Budpar Aceh, Paduka Yang Mulia Wali Nangroe yang diwakili Tuha Peut Wali Nanggroe Aba Haji Asnawi Ramli (Abu Budi Lamno), keluarga Poe Teumeuruhom dan juga Forkopimda Aceh Jaya.

Juga turut hadir para Raja Negeri Daya, serta raja-raja se-Aceh. Bupati Aceh Jaya T Irfan TB dalam sambutannya mengatakan acara yang digelar setiap tahun pada Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu cara mengenang perjuangan Poe Teumeuruhom.

“Ini juga sebagai salah satu tradisi memperingati berdirinya Kerajaan Daya,” ungkapnya. Pada kesempatan tersebut, T Irfan TB juga menceritakan secara singkat tentang berdirinya Kerajaan Daya.

Kepada Plt Gubernur yang diwakili Kadis Budpar, bupati mengatakan tradisi ini merupakan satu-satunya upacara adat yang diselenggarakan di Bumoe Aceh. “Tradisi ini sebagai cara mengenang para raja di Kerajaan Daya, sebagaimana sejarah pada Poe Teumeuruhom,” terangnya.(adv)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help