Truk Rombongan Kenduri Kurban Masuk Jurang

Satu unit truk bernopol BL 8385 GB yang sedang mengangkut rombongan kenduri kurban jatuh ke jurang

Truk Rombongan Kenduri Kurban Masuk Jurang
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Bus Sempati Star jatuh ke jurang Kedabuhen di Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam 

* Satu Penumpang Meninggal, 22 Lainnya Luka-Luka

TAKENGON - Satu unit truk bernopol BL 8385 GB yang sedang mengangkut rombongan kenduri kurban jatuh ke jurang pada Sabtu (25/8) siang, sekitar pukul 12.15 WIB. Insiden terjadi di ruas jalan Takengon-Gayo Lues, tepatnya di Simpang Penarun, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, sedikitnya satu penumpang meninggal dan 22 lainnya luka-luka, termasuk kritis.

Korban meninggal dunia dan luka-luka telah dibawa ke RSU Datu Beru Takengon, termasuk sang sopir yang kritis harus mendapat perawatan intensif. Sedangkan korban meninggal dunia bernama Mardani (45) warga Kampung Kedelah, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah.

“Bagaimana kronologis kejadiannya, kami juga belum tahu persis karena para korban masih belum bisa dimintai keterangan,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hairajadi melalui Kasat Lantas, Iptu Rina Bintar Handayani kepada Serambi, Sabtu (25/8).

Disebutkan, berdasarkan keterangan sementara, truk yang mengangkut puluhan penumpang tersebut, hendak menuju Kampung Linge, Kecamatan Linge, untuk mengikuti acara kenduri kurban. “Sebelum sampai tujuan, diduga truk yang membawa puluhan penumpang itu mengalami rem blong, sehingga terperosok ke dalam jurang,” sebutnya.

Disebutkan, para korban langsung dilarikan ke RSU Datu Beru, Takengon, untuk mendapat perawatan lebih lanjut, termasuk seorang penumpang meninggal dunia dalam insiden itu. “Saat ini, kami masih mendata dari pihak rumah sakit, terkait kondisi korban luka berat dan ringan,” tutur Rina Bintar Handayani.

Adapun nama-nama korban terluka yakni untuk kategori berat bernama Riza Hindika, Ana Isbaiti, Zubaidah, Irawati dan Nursinah. Untuk korban luka ringan bernama Fatimah, Misnaini, Yoli Buge Arami, Rahmani, Ramlah, Rosdiani, Dasnawati, Sarah, Yurni, Rumaini, Kamalia, Juwita Rosita, Eliana, Megawati, Ratnasari, Fahri dan Sahdi.

“Jumlah penumpang dan sopir sebanyak 23 orang, dimana satu meninggal dunia dan yang lainnya luka-luka,” katanya. Dia mengatakan sedang berupaya mengevakuasi kendaraan truk dari dari jurang.

Di tempat terpisah, Direktur RSU Datu Beru, Takengon, Hardi Yanis menyebutkan, jumlah korban luka-luka sebanyak 16 orang dan seorang lagi meninggal dunia. “Dari 16 orang ini, ada yang luka berat serta luka ringan, termasuk seorang korban dalam kondisi kritis, sehingga harus mendapat penanganan di ruang ICU,” kata Hardi.

Dia menambahkan, belasan korban kecelakaan itu harus mendapat perawatan di rumah sakit, lantaran menderita luka-luka. “Semua korban ini, harus dirawat secara intensif. Tapi kita lihat perkembangannya sampai besok. Kalau sekirannya yang luka ringan sudah bisa pulang, tidak perlu dirawat lagi di rumah sakit,” pungkas Hardi Yanis.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Serambi, para penumpang truk yang terperosok di kawasan jalur Bintang-Linge, sebagian warga Kute Lintang, Kecamatan Pegasing. Rombongan ini, dikabarkan masih ada kaitanya keluarga dan pergi bersama-sama untuk mengikuti acara kenduri kurban di Kampung Linge.(my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved