Penahanan Tiga Tersangka Kasus Jual Beli Hutan Lindung di Gayo Lues Ditangguhkan, Ini Alasannya

Ketiga tersangka dalam kasus jual beli hutan lindung tersebut memiliki peran masing-masing

Penahanan Tiga Tersangka Kasus Jual Beli Hutan Lindung di Gayo Lues Ditangguhkan, Ini Alasannya
Kasat Reskrim Polres Gayo Lues, Iptu Abdul Hamid 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Tim penyidik Polres Gayo Lues (Galus) melakukan penangguhan penahanan terhadap tiga pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus jual beli hutan lindung di kawasan Genting, Kecamatan Pining, kabupaten tersebut. Sebelumnya pejabat dari kantor BPN Galus mengeluarkan sertifikat ilegal.

Ketiga tersangka dalam kasus jual beli hutan lindung tersebut memiliki peran masing-masing. Sudianto (eks TNI), SM warga Sipil, dan Azwir Kusno sebagai pegawai BPN Aceh Jaya. Azwir sebelumnya menjabat sebagai Kasi I survey, pengukuran dan pemetaan pada BNP Galus pada tahun 2015-2017.

Baca: Dua Oknum Polisi di Gayo Lues Saling Adu Jotos, Ini Penyebabnya

Baca: Bupati, Tokoh Agama dan Warga Gayo Lues Laksanakan Shalat Istisqa

Kapolres Galus, AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Hamid didampingi tim penyidik lainnya kepada Serambinews.com, Selasa (28/8/2018) mengatakan, ketiga tersangka kini dilakukan penangguhan penahanan.

"Kasus jual beli hutan lindung dengan sertifikat ilegal yang di keluarkan oleh BPN itu masih dalam proses penyelidikan dan kemungkinan ada tersangka tambahan lainnya," sebut Iptu Abdul Hamid dibenarkan tim penyidik lainnya.

Penyidik itu mengatakan, salah satu alasan para tersangka ditangguhkan karena dibutuhkan oleh keluarga dan kantor dimana tempat tugasnya para tersangka tersebut.(*)

Penulis: Rasidan
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved