Pidato Terakhir Sandiaga Uno di Depan DPRD DKI Jakarta, Permohonan Maaf hingga Sindiran

Sandiaga mengatakan, dirinya juga ingin mendahulukan kepentingan warga Jakarta di atas kepentingannya sendiri.

Pidato Terakhir Sandiaga Uno di Depan DPRD DKI Jakarta, Permohonan Maaf hingga Sindiran
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Sandiaga Uno 

Sindiran-sindiran

Sandiaga membacakan pidatonya dengan teks.

Namun, sesekali dia berimprovisasi atas pidatonya itu.

Sindiran-sindiran kecil pun keluar dari pidato formal terakhirnya.

Misalnya, setelah membacakan kalimat pengunduran dirinya, Sandiaga langsung berkelakar banyak yang berbahagia atas pengundurannya itu.

Baca: Kisah di Balik Pembuatan Video Klip Atouna El Toufoule, Nissa Sabyan Sampai Nangis

"Banyak yang senyum ini kelihatannya," ujar Sandiaga.

Mereka yang hadir dalam rapat paripurna pun tertawa.

Sandiaga tidak menghiraukan dan langsung melanjutkan pidatonya.

Dia kemudian juga menyindir DPRD DKI Jakarta.

Dia mengaku akan merindukan ruang VIP, tempat para pimpinan menunggu rapat paripurna dimulai.

Sebab, di sana selalu dipenuhi makanan-makanan enak.

Namun, juga dipenuhi bau asap rokok. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Curhat, Maaf, hingga Sindiran dalam Pidato Terakhir Sandiaga... "

Editor: Amirullah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved