Pidie Jaya Gelar Itsbah Nikah Massal, Ini Jumlah Pasangan

Itsbah nikah digelar di Aula kantor MPU dan dibuka Bupati Aiyub Abbas ditandai dengan penyerahan buku nikah secara simbolis.

Pidie Jaya Gelar Itsbah Nikah Massal, Ini Jumlah Pasangan
SERAMBINEWS.COM/ABDULLAH GANI
Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas menyerahkan buku nikah secara simbolis kepada dua pasangan yang di itsbat nikah di Aula kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Selasa (28/8/2018). 

Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Dengan menggunakan dana bersumber dari minyak dan gas (Migas) Tahun 2018, Pemkab Pidie Jaya melaksanakan itsbat nikah secara massal.

Itsbah nikah digelar di Aula kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) dibuka Bupati Aiyub Abbas ditandai dengan penyerahan buku nikah secara simbolis kepada dua pasangan yang di itsbat.

Hadir pada acara tersebut, Kadis Syariat Islam Aceh, DR EMK Alidar SAg, Mhum, Ketua Mahkamah Sya’iyah Aceh, DR HM Jamil Ibrahim SH, MH, Anggota Forkopimda, Kepala Kakemnenag Pijay, Drs H Ilyas Muhammad MA, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Pijay, Drs H Abdul Syakur serta kadis terkait.

Bupati Pijay, dalam sambutannya menyebutkan, total pasangan yang akan di Itsbat pada tahun ini berjumlah 580 pasang.

Baca: Sepasang Kakek-Nenek Ini Ikut Nikah Massal

Tapi pada tahap pertama  yang digelar selama tiga hari (27 sampai dengan 29 Agustus 2018) hanya 193 pasang.

Sementara sisanya menyusul atau dalam tahun ini juga.

Anggaran untuk Itsbat Nikah, lanjut Aiyub Abbas, sepenuhnya bersumber dari dana Migas.

Aiyub tidak menyebutkan jumlah dana untuk kegiatan dimaksud.

Pemkab Pijay berupaya keras agar semua pasangan yang sudah menikah ketika negeri ini dilanda konflik termasuk mereka yang miskin memiliki buku nikah.

Baca: Buku Akta Nikah Hilang, Itsbat Nikah Solusinya

Kendati secara agama mereka yang sudah menikah dulu sudah sah menjadi suami isteri. Tapi secara administrasi kenegaraan, kepemilikan buku nikah sangat penting baik untuk anak dan keluarga maupun berbagai kepentingan lainnya.

 Bahkan bukan hanya buku nikah saja yang diberikan setelah melakukan Itsbat Nikah, juga diususul dengan akta kelahiran untuk pasangan tersebut juga bagi anak-anaknya.

Karenanya, ia mengajak masyarakat di wilayahnya yang belum mendaftarkan diri untuk di Itsbat supaya sesegera mungkin melapurkannya kepada kantor urusan agama (KUA) atau pun Dinas Syariat Islam. (*)

Penulis: Abdullah Gani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help