Sidalupa Beraksi Lagi di Kampung Peleukung Woyla Barat

Namun faktanya, Selasa pagi (28/8/2018), ternyata Sidalupa mulai beraksi lagi di Kampung Peleukung, Woyla Barat, Aceh Barat.

Sidalupa Beraksi Lagi di Kampung Peleukung Woyla Barat
ist
Salah satu adegan dalam pertunjukan Sidalupa, yang dipentaskan oleh Sanggar Kesenian Sidalupa Kampung Peulekung, Woyla, Aceh Barat, pimpinan Abdullah, Selasa (28/8/18), di Kampung setempat. 

Banyak.  

Mulai soal jarak tempuh, makanan, hingga korban perasan.

Sang kakak yang tak pernah diketahui jenis kelaminnya itu tak henti menyamar dalam pakaian dan topengnya.

Terus berhadapan dengan kesinisan dan cemooh orang-orang yang dijumpainya, bahkan secara terang-terangan diejek dan disoraki warga.  

Disebut-sebut sang kakak bernasib buruk rupa.

Kecuali topeng dari pelepah tanaman, sosok misterius tersebut senantiasa menjadikan  dedaunan hutan belantara sebagai pakaian membalut diri.  Ia berharap akan mudah menemukan adiknya nanti.

Juga dengan harapan dengan penampilan seperti itu penduduk tidak akan mengusiknya, walau yang terjadi sebaliknya. Tatapi karena tekadlah akhirnya ia menemukan adiknya yang tak buruk rupa seperti dirinya.

Baca: Daftar Warisan Budaya Aceh yang Masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Deputi Direktur Komunitas Tikar Pandan, Muhammad Yulfan kepada Serambines.com mengatakan, sebenarnya atraksi Sidalupa merupakan kesenian yang sarat unsur hiburan dan budayanya .

Yaitu kombinasi seni tari, drama, plus musik.

“Pertunjukan kesenian ini memakai alat musik Serunee Kalee yang ditiup tanpa jeda sampai akhir, canang, dan gendrang. Tak ada pelantung vokal, semua babak-babak disana hanya bertumpu pada musik dan instrumentalia lagu-lagu tradisional Aceh. Kesenian ini juga kerap dipentaskan di acara perkawinan, dan kegiatan-kegiatan lain di masyarakat,” ungkap Muhammad Yulfan.

Halaman
123
Penulis: Nani HS
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved