Abuya Syeikh H Amran Waly Pimpin Ratep Seuribee

Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I), Abuya Syeikh H Amran Waly Al-Khalidi

Abuya Syeikh H Amran Waly Pimpin Ratep Seuribee
ABUYA Syeikh H Amran Waly (tengah) didampingi Toke Yan (kiri) dan para wali-wali MPTT-I Lainnya, saat memberikan tausiah di acara Ratep Seuribe, di halaman kediamanan Toke Yan, Gampong Paya Bujok Seleumak, Jalan TM Bahrum, Senin (27/8) malam. 

LANGSA - Pimpinan Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf-Indonesia (MPTT-I), Abuya Syeikh H Amran Waly Al-Khalidi, Senin (27/8) malam ini memimpin ratep seuribee atau zikir bersama di Kota Langsa. Kedatangan ulama asal Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, yang merupakan anak kandung salah satu ulama besar Aceh, Abuya Syeikh Muhammad Waly Al-Khalidy ini ke Kota Langsa ini adalah untuk yang pertama kalinya.

Sebelumnya rombongan Abuya Syeikh Amran Waly dijamu makan malam di Meuligoe Pemkab Aceh Tamiang oleh Bupati Mursil, Ketua DPRK Aceh Tamiang, Ketua MPU Aceh Tamiang. Kemudian rombongan tiba di Kota Langsa memasuki pukul 22.30 WIB.

Meski dalam suasana hujan gerimis, kegiatan tersebut tetap berlangsung dan masyarakat tetap tidak beranjak dri tempatnya. Ratep Seuribee ini dilangsungkan di halaman rumah Sofyan atau Toke Yan, dan berakhir sekitar pukul 01.00 WIB, dengan penutup acara doa bersama dipimpin langsung Abuya H Imran Waly.

Sosialisasikan MPTT
Di Aceh Tamiang, ulama kharismatik yang juga pendiri Majelis Pengkajian Tauhid dan Tasawuf (MPTT) di Aceh, Abuya Syekh H Amran Wali Al-Khalidi juga melakukan sosilaisasi dan silaturrahmi dengan Bupati Aceh Tamiang, Mursil, Senin (27/8).

Menurut pengurus MPTTI Aceh, Munar yang didampingi pengurus MPTTI Aceh Tamiang, Muhammad Amin, MPTT merupakan ajaran mazhab kasyaf, tasawuf, dan tarikat untuk mendapatkan tauhid batin agar dapat bersama Allah dalam perbuatan, dan ucapan bukan hanya sekedar pengakuan atau pemikiran. Sehingga bantuan Allah akan lebih mudah diperoleh dalam menjalankan urusan dunia, akhirat, rumah tangga, dan masyarakat. “Dengan pengkajian tauhid tasawuf, kita akan melihat perubahan kehidupan dalam masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya.(zb/md)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved