Kobar GB Abdya Temukan Tenaga Kontrak Jadi Wakil Kepala SMKN

"Ini aneh, aturan apa yang dipakai kepala sekolah itu. Guru PNS masih banyak, kok bisa dipakai tenaga kontrak, ini ada apa?,"

Kobar GB Abdya Temukan Tenaga Kontrak Jadi Wakil Kepala SMKN
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Data Dapodik tentang salah seorang tenaga kontrak menjabat wakil kepala sekolah di salah satu SMKN di Abdya.

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Koalisi Barisan Guru Bersatu (Kobar-GB) Aceh Barat Daya (Abdya) menemukan salah satu SMK Negeri di Abdya, wakil kepala sekolah dijabat oleh tenaga kontrak.

"Ini aneh, aturan apa yang dipakai kepala sekolah itu. Guru PNS masih banyak, kok bisa dipakai tenaga kontrak, ini ada apa?," ujar ketua Kobar GB, Rusli kepada Serambinews.com, Rabu (29/8/2018).

Anehnya, kata Rusli, jabatan wakil kepala sekolah itu, hanya dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sementara dalam surat keputusan kepala sekolah setempat, jabatan wakil kepala sekolah dijabat oleh salah seorang PNS.

Baca: Guru Kontrak di Tangse Datangi DPRK Pidie, Sampaikan Keluhan tak Dibayar Honorarium Selama 6 Bulan

"Ketahuannya, pasca uang non sertifikasi, PNS itu tidak masuk, karena tidak cukup jam belajar, selama 24 jam. Ini bukan terjadi satu orang, tapi ada sembilan orang, dengan jabatan yang berbeda," sebut Iliek sapaan akrab Rusli.

Bukan itu saja, tambah Iliek, pihaknya juga mendapat laporan di SMK itu, jabatan wakil kepala sekolah itu, bukan guru di SMK tersebut.

Baca: Upah Guru Kontrak Sering Terlambat dan Kecil, Ini Jawaban Kadisdik Subulussalam

"Ini administrasi yang sangat kacau, ini pasti ada apa-apanya. Kalau tidak, mana mungkin dia melakukan itu," sebut Rusli.

Menurutnya, dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan sudah diatur.

Salah satunya, minimal guru tersebut harus memiliki pengalaman kerja minimal lima tahun dan dari PNS.

"Jangan ada politik dalam dunia pendidikan donk," tegasnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved