Ternyata Banyak Warnet di Banda Aceh Sudah Beralih Fungsi

Hasilnya mereka mendapati fakta bahwa jumlah warnet di Banda Aceh terus menurun dibandingkan beberapa tahun lalu

Ternyata Banyak Warnet di Banda Aceh Sudah Beralih Fungsi
Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh menggelar pengawasan dan pendataan warung internet (warnet). Mereka turun ke lapangan dengan memantau di kawasan Jalan Kampus Serambi Mekkah-Unmuha Gampong Batoh, Banda Aceh, Selasa (28/8/2018) 

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh menggelar pengawasan dan pendataan warung internet (warnet).

Mereka turun ke lapangan dengan memantau di kawasan Jalan Kampus Serambi Mekkah-Unmuha Gampong Batoh, Banda Aceh, Selasa (28/8/2018).

Hasilnya mereka mendapati fakta bahwa jumlah warnet di Banda Aceh terus menurun dibandingkan beberapa tahun lalu.

Baca: Turun ke Lapangan, Diskominfotik Kota Banda Aceh Temukan Sejumlah Warnet tak Berizin

Petugas mendapati sejumlah usaha yang dulunya merupakan warnet, saat ini sudah beralih fungsi menjadi usaha lain seperti usaha laundry, kedai kelontong, usaha print dan rental komputer.

Selain itu, petugas juga mendapati sejumlah warnet tanpa izin dan operasionalnya tidak sesuai aturan.

Kadis Kominfotik Kota Banda Aceh, Bustami SH melalui Kabid Smart City Drs Rahmat Kadafi, MM kemarin mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan pendataan, pengawasan dan menertibkan warnet yang tidak sesuai dengan peraturan walikota.

Baca: Gaji Tidak Cukup, Banyak Pegawai di Jepang Pilih Tidur di Bilik Warnet

“Karena dalam kegiatan kemarin ditemui warnet yang beroperasi itu tidak memiliki izin,” ujar Rahmat Kadafi.

Dikatakan, Dalam minggu ini tim mereka akan kembali turun ke lapangan dengan menyasar sejumlah warnet, guna dilakukan pendataan, pengawasan dan pembinaan.

Jika kemarin mereka ke Kecamatan Lueng Bata, maka kedepan akan menyasar kawasan lainnya. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help