Polres Aceh Besar Temukan Tiga Hektare Ladang Ganja, Ini yang Kedua Selama Agustus

Tapi medan yang kita lewati ini perbukitan curam dan terjal, sehingga membutuhkan kehati-hatian yang ekstra

Polres Aceh Besar Temukan Tiga Hektare Ladang Ganja, Ini yang Kedua Selama Agustus
IST
Kasat Narkoba Polres Aceh Besar, Iptu Yusra Aprilla SH MH (tengah) memperlihatkan batang ganja yang ditemukan 3 hektare (Ha) ladang ganja di kawasan pegunungan Tampeng Paya Dua, Gampong Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Rabu (29/8/2018) 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Personel Satuan Narkoba Polres Aceh Besar, kembali menemukan 3 hektare (Ha) ladang ganja di kawasan pegunungan Tampeng Paya Dua, Gampong Pulo, Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Rabu (29/8/2018).

Ribuan batang ganja yang ditemukan dan telah memiliki tinggi bervariasi satu sampai dua meter itu serta berumur 3 hingga 4 bulan tersebut, akhirnya dimusnahkan oleh petugas dengan cara dicabut dan dibakar.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, melalui Kasat Narkoba, Iptu Yusra Aprilla SH MH, menjelaskan tiga hektare ladang ganja merupakan temuan yang kedua dalam bulan Agustus 2018 ini, di lokasi yang berbeda. Namun, masih dalam wilayah Aceh Besar.

Baca: VIDEO Pemusnahan 34 Hektare Ladang Ganja di Lamteuba

Baca: 8 Hektare Ladang Ganja di Lamteuba Dimusnahkan

Baca: VIDEO - Sering Jual Ganja di Kampung, Pria Ini Dibekuk Polisi

“Sebelumnya, kita juga ada menemukan dua haktera ladang ganja di pegunungan Cot Sibatee, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, tepatnya pada Sabtu 11 Agustus 2018 lalu. Waktu pemusnahan itu juga dilakukan dengan cara dicabut dan dibakar dan kita bergerak bersama-sama dengan tim Direktorat Narkoba Polda Aceh,” kata Iptu Yusra kepada Serambinews.com, Kamis (30/8/2018).

Ia menjelaskan dalam temuan kebun ganja Rabu (29/8/2018) sore, belasan personel Satnarkoba Polres Aceh Besar dilibatkan.

Para petugas kepolisian itu telah bergerak mulai siang sekitar pukul 11.00 WIB dari Mapolres Aceh Besar dan baru tiba di lokasi ladang ganja, sekitar pukul 16.00 WIB langsung melakukan pemusnahan.

Baca: Kebakaran Batu Bara di Lamteuba Lebih Bahaya dari Kebakaran Hutan

Baca: Bilal Masjid Lamteuba Dihabisi Saat Shubuh

Baca: Viral - Seorang Ayah Mengajari Putri Kecilnya Merokok, Asinya pun Langsung Diganjar

Menurut Yusra yang mempimpin pergerakan ke ladang ganja itu, pihaknya membutuhkan waktu dengan berjalan kaki sekitar dua jam dalam jarak tempuh 15 kilometer.

“Setelah kita memarkirkan mobil di lereng gunung, kita langsung bergerak menuju ke lokasi. Memang jaraknya tidak terlalu jauh. Tapi medan yang kita lewati ini perbukitan curam dan terjal, sehingga membutuhkan kehati-hatian yang ekstra,” ungkapnya. 

Iptu Yusra pun menjelaskan begitu tiba di lokasi ladang ganja, pihaknya menemukan ladang tersebut dalam kondisi kosong, tanpa seorang pun di sana.

Bahkan, pihaknya menduga, para pelaku sudah mengendus akan kedatangan petugas ke lokasi ladang ganja.

Baca: Ditemukan Ribuan Batang Ganja Siap Panen di Indrapuri, Dicabut dan Dibakar, Sebagian Dibawa Pulang

Baca: Warga Lamteuba Sukses Kelola Kebun Rakyat

Baca: Meski Sudah Tua, Kakek Ini Tetap Masih Jual Ganja, Begini Akhirnya Nasibnya

“Sejauh ini, terkait siapa kepemilikan ladang ganja tersebut masih dalam penyelidikan kami,” ungkapnya.

Kasat Narkoba Polres Aceh Besar ini mengindikasikan penanaman pohon ganja itu di sebuah lahan baru dan tertutupi oleh semak-semak yang diduga sengaja diciptakan kondisi tersebut, meski di sekeliling ladang ganja itu banyak dugaan terjadi praktik illegal logging, penebangan pohon kayu hutan secara liar.

“Tidak kurang 15 ribu batang batang ganja yang kami musnahkan, dicabut lalu setelah dikumpulkan baru dibakar. Lalu beberapa batang kami bawa pulang barang bukti temuan ke Satuan Narkoba Polres Aceh Besar,” pungkas Iptu Yusra.(*)

Penulis: Misran Asri
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved