PMI Lhokseumawe Bantu Pengobatan Nek Ramlah

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe dan Gerakan 10.000 Peduli Anak Aceh membantu proses

PMI Lhokseumawe Bantu Pengobatan Nek Ramlah

LHOKSEUMAWE - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Lhokseumawe dan Gerakan 10.000 Peduli Anak Aceh membantu proses pengobatan terhadap Nek Ramlah (80), warga lanjut usia (lansia) yang selama ini tinggal seorang diri dengan kondisi sakit di gubuknya di Desa Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti. Nek Ramlah kini telah dievakuasi ke Rumah Sakit Arun Lhokseumawe pada Rabu (29/8) malam.

Ketua PMI Lhokseumawe, Junaidi Yahya, kemarin, mengungkapkan, pihaknya mengetahui penderitaan Nek Ramlah melalui media sosial. Sehingga dia sendiri bersama para relawan langsung mendatangi rumah lansia tersebut. Informasi dari tetangganya, beber Junaidi, Nek Ramlah tidak memiliki anak kandung. “Sejak suaminya meninggal empat tahun yang lalu, dia tinggal sendirian di gubuk yang hanya berukuran sekitar 2,5x3 meter. Kondisinya pun sekarang sakit. Selama ini Nek Ramlah diurus oleh tetangga sekitar,” jelasnya.

Melihat kondisi Nek Ramlah, jelas dia, maka pihak PMI Lhokseumawe langsung mengambil inisiatif untuk membantu proses pengobatan untuk Nek Ramlah. “Jadi, malam (Rabu malam-red) itu juga dievakusi ke Rumah Sakit Arun. “Sekarang ini, Nek Ramlah telah dirawat di kamar VIP 206,” katanya.

PMI Lhokseumawe juga membuka donasi bagi dermawan yang ingin menyumbang untuk pengobatan Nek Ramlah. Donasi bisa langsung diserahkan ke markas PMI Kota Lhokseumawe di Jalan Stadion Desa Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti. “Atau bisa juga dengan mengirim melalui rekening BNI nomor 0538033615 atas nama Palang Merah Indonesia Kota Lhokseumawe. Pastinya, seluruh donasi tersebut akan dipergunakan untuk berbagai keperluan pengobatan Nek Ramlah,” demikian Junaidi Yahya.(bah)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved