Athena Vs Sparta, Perang Terlama dalam Sejarah yang Berakhir dengan Kehancuran untuk Kedua Negara

'Tahun ini menandai abad ke-25 sejak akhir Perang Peloponnesia dan pakta perdamaian simbolik ini adalah cara kita memperingati akhirnya!'

Athena Vs Sparta, Perang Terlama dalam Sejarah yang Berakhir dengan Kehancuran untuk Kedua Negara
The Vintage News
ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM - Perang Peloponnesia yang terjadi antara 431-404 SM antara Athena dan Sparta merupakan periode penting dalam sejarah dunia.

Athena, negara semi-demokratis yang meminjamkan begitu banyak cita-citanya ke Roma dan ke peradaban barat secara keseluruhan di era modern, dan Sparta, negara militer profesional bertempur untuk menguasai Yunanidan Cekungan Mediterania timur.

Ketika perang Peloponnesia itu berakhir, kebesaran Athena hanya tinggal menjadi masa lalu.

Tak jauh berbeda, kontrol singkat Spartan di semenanjung Yunani dan sekitarnya juga akan segera berakhir.

Baca: Ratusan Warga Laweung Datangi Kantor Bupati Pidie, Tuntut Penyelesaian Sengketa Tapal Batas

Pada 404 SM, Athena dilanda oleh penyakit yang yang disebabkan oleh blokade Sparta.

Namun akhirnya para pemimpin Sparta menawarkan nutuk mengakhiri permusuhan juga.

Kisah terkenal Thucydides tentang perang juga memberi tahu kita bahwa pada akhir konflik, Sparta memberi syarat menyerah kepada Athena.

Pada hari berikutnya, para duta besar melaporkan kepada Majelis persyaratan yang ditawarkan oleh Sparta untuk berdamai.

Baca: Ingin Pisahkan Qatar dari Daratan Arab, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 11 Triliun

Dan sementara beberapa orang memilih untuk menentang perdamaian itu, jumlah yang jauh lebih besar memilih untuk mendukung pilihan perdamaian.

Meski begitu, tidak ada perjanjian yang ditandatangani secara nyata yang pernah ditemukan atau dilaporkan.

Halaman
123
Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help