Pembangunan RS Regional Dilanjutkan

Pembangunan Rumah Sakit (RS) regional Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat yang sempat terhentikan kini kembali dilanjutkan

Pembangunan RS Regional Dilanjutkan
Net
RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat 

* Pemerintah Aceh Kuncurkan Rp 40 Miliar

MEULABOH - Pembangunan Rumah Sakit (RS) regional Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat yang sempat terhentikan kini kembali dilanjutkan. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh kembali menguncurkan anggaran Rp 40 miliar dalam APBA 2018.

Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Khairul Nasri dan anggota DPRA Zaenal Abidin kemarin meninjau lokasi RS regional menyusul dimulainya kembali pembangunan rumah sakit rujukan pantai barat Aceh tersebut.

Turut hadir Kadis Kesehatan Aceh Barat TR Ridwan dan kontraktor pelaksana Said Isa. Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinkes Aceh Khairul Nasri menjelaskan pembangunan RS Regional di Meulaboh kini mulai kembali dikerjakan. Sedangkan tahun lalu merupakan pengerjaan tahap pertama.

“Tahun ini dikerjakan beton tiang, cor lantai dan beberapa bagian pada bangunan rumah sakit,” katanya. Dikatakannya untuk pembangunan RS Regional ini direncanakan selesai hingga tahun 2021, tergantung anggaran yang dikuncurkan.

Sedangkan tahun 2018 anggaran yang dikuncurkan nominalnya sama dengan tiga RS regional lainnya di Aceh yang juga dalam tahap pengerjaan fisik yakni RS regional di Langsa, Aceh Selatan dan Aceh Tengah. Sedangkan di Bireuen tahun ini masih dalam tahap pembebasan lahan oleh Pemkab.

“Harapan kita tahun depan terus meningkat pengerjaan fisik RS regional di Meulaboh,” ungkap Khairul. Kasubag Program Informasi dan Humas dari Dinkes Aceh berharap kepada rekanan atau kontraktor untuk mengerjakan proyek tersebut sesuai spek serta selesai tepat waktu sehingga pelaksanaan bisa berjalan lancar.

Anggota DPRA Zaenal Abidin di sela meninjau lokasi menyebutkan pelaksanaan pembangunan RS Regional dapat dipacu dan diselesaikan dengan baik. Apalagi anggaran yang dikuncurkan cukup besar dan menjadi harapan masyarakat barat Aceh agar rumah sakit tersebut selesai tepat waktu.

Anggota DPRA asal Aceh Barat ini mengungkapkan Pemerintah Aceh harus memberi perhatian lebih kepada rumah sakit regional yang dibangun pada beberapa kabupaten di Aceh. Karena selama ini anggaran yang dikuncurkan masih sedikit bila dibanding dengan target.

“Harapan kita tahun depan anggaran diharapkan bisa mencapai Rp 150 miliar. Kita juga berharap rumah sakit regional supaya menjadi proyek multiyear sehingga lebih cepat selesai. Selama ini pengerjaan harus menunggu proses lelang yang baru bisa dikerjakan bulan Agustus,” katanya.

Siapkan Dokter Spesialis
Sementara itu Kadis Kesehatan Aceh Barat TR Ridwan mengatakan Pemkab Aceh Barat dalam mendukung rumah sakit regional kini sudah mengirim hampir 20 dokter umum untuk sekolah spesialis. Dokter tersebut ke depan akan bertugas di rumah sakit regional ini.

“Dukungan mengirim dokter sekolah dilakukan Dinkes dengan RS Cut Nyak Dhien karena keberadaan dokter spesialis di RS Cut Nyak Dhien saat ini sekitar 20 orang lebih. Tentu ke depan berbagai spesialis akan dibutuhkan dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Kadiskes menyampaikan harapan pembangunan rumah sakit regional yang kini mulai dikerjakan dalam tahun 2018 dapat selesai tepat waktu dantidak bermasalah.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help