PIM Pastikan Stok Pupuk di Aceh Aman

Pupuk Iskandar Muda (PIM) memastikan distribusi pupuk ke seluruh wilayah Aceh aman. Untuk tahun ini,

PIM Pastikan Stok Pupuk di Aceh Aman
SERAMBI/HERIANTO
Ketua Komisi II DPRA, Nurzahri anggota Kartini, Ramadana Lubis didampingi Kabit Produksi Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Mukhlis mengecek pasokan pupuk urea subsudi di Gudang Pupuk Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (2/2).SERAMBI/HERIANTO 

* Hadapi Puncak MusimTanam

MEDAN - Pupuk Iskandar Muda (PIM) memastikan distribusi pupuk ke seluruh wilayah Aceh aman. Untuk tahun ini, Aceh mendapat alokasi pupuk bersubsidi 75.420 ton.

Presiden Direktur PT Pupuk Iskandar Muda Husni Achmad Zaki memastikan pihaknya sudah mempersiapkan proses pendistribusian pupuk ke seluruh daerah di Aceh dengan maksimal.

Diketahui periode September hingga Desember merupakan puncak masa tanam, sehingga permintaan pupuk di level petani dipastikan meningkat. Salah satu cara yang dilakukan untuk memaksimalkan pendistribusian yakni dengan mengumpulkan para distributor dan ekspeditur di sebuah hotel di Medan, Jumat (31/8).

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan pupuk bisa tiba tepat waktu di seluruh daerah Aceh maupun Sumut. Husni menyebut ada 36 distributor dan 11 ekspeditur dari Aceh yang mengikuti rapat koordinasi ini. Sementara dari Sumut dihadiri 63 distributor dan 12 ekspeditur.

“PT PIM tetap melakukan monitoring dan pengawasan yang ketat terkait distribusi pupuk bersubsidi agar bisa sampai ke tingkat petani,” kata Husni.

Dia mengatakan, realisasi penyaluran pupuk urea bersubsidi di Aceh hingga 27 Agustus sebenarnya sudah terpenuhi. Dari alokasi untuk Agustus 2018, PT PIM sudah menyalurkan pupuk bersubsidi sebanyak 50.598 ton atau 109.98 persen. Untuk tahun ini Aceh mendapat alokasi pupuk sebanyak 75.420 ton. Data ini, kata Husni, sekaligus membantah tudingan Aceh mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi.

“Jadi tidak benar kalau ada yang bilang Aceh mengalami kelangkaan pupuk. Kendala selama ini lebih disebabkan regulasi dan faktor teknis,” ucap Husni didampingi sejumlah pejabat PT PIM, di antaranya GM Pemasaran Sampurna Wibisana, Manajer Humas Zulfan Effendi dan Kepala Pemasaran Wilayah Sumut Pendi Effendi Rachmad.

Sementara Kepala Pemasaran Wilayah Aceh, Farhul Hadi menambahkan pupuk bersubsidi ini tersebar di beberapa gudang, seperti gudang lini 1 Lhokseumawe sebanyak 41 ribu ton, gudang lini 3 Pidie 2.600 ton, gudang lini 3 Aceh Besar 2.600 ton, gudang lini 3 Aceh Tenggara 1.400 ton dan gudang lini 3 Nagan Raya 773 ton.

Dia mengatakan permintaan pupuk di Aceh setiap tahunnya mengalami tren naik dua persen. “Di Aceh itu serapan tertinggi di Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Timur dan Aceh Tenggara,” jelasnya.(mad)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help