Riset Terbaru Ungkap Jangan Ragu Ambil Cuti Jika Tak Ingin Alami Kematian Dini

Berdasarkan riset terbaru terungkap sebuah kesimpulan, mengambil cutimungkin dapat membantu seseorang hidup lebih lama.

Riset Terbaru Ungkap Jangan Ragu Ambil Cuti Jika Tak Ingin Alami Kematian Dini
huffingtonpost
traveling 

 
Sementara, peserta riset yang lain tak diberi instruksi apa pun.

Hasil riset yang telah dipresentasikan dalam Konferensi European Society of Cardiology, Jerman menunjukkan hal yang mengejutkan.

Baca: Jefferson Edri, Sosok Kreatif di Balik Logo dan Maskot Asian Games 2018

Sebab, mereka yang diberi instruksi untuk melakukan gaya hidup sehat malah menghadapi risiko kematian dini lebih besar.

Menurut peneliti, ini terjadi karena instruksi tersebut mungkin telah menambahkan tekanan ekstra pada hidup mereka.

Peserta yang juga diinstruksikan untuk melakukan gaya hidup sehat dan mengambil cuti kurang dari tiga minggu dalam setahun, 37 persen lebih mungkin untuk mengalami risiko serupa.

Baca: Inilah Aset dan Kekayaan Bambang Hartono si Atlet Tertua sekaligus Orang Terkaya di Indonesia

"Risiko kematian dini yang disebabkan oleh gaya hidup intensif terkonsentrasi pada laki-laki dengan waktu liburan lebih pendek setiap tahunnya," papar Profesor Strandberg.

"Gaya hidup yang penuh tekanan ini mungkin telah mengesampingkan setiap manfaat dari intervensi," kata dia.

Ia menambahkan, intervensi itu pun mungkin mendatangkan efek psikologis yang menambahkan tekanan dalam kehidupan mereka. (Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini tayang pada Intisari Online dengan judul : Peneliti: Jangan Ragu Ambil Cuti Jika Tak Ingin Alami Kematian Dini!

Editor: Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help