Ternyata Almarhum Bripka Faisal Meninggal bukan Akibat Tikaman

Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Edwin Aldro dan Kasat Reskrim Iptu Refki Kholiddiansyah dan sejumlah perwira lainnya.

Ternyata Almarhum Bripka Faisal Meninggal bukan Akibat Tikaman
Personel Polres Aceh Utara membawa jenazah Brigadir Faisal dalam upacara pelepasan sebelum dibawa pulang ke kampung halaman 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara  

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin pada Jumat (31/8/2018) menggelar konferensi pers terkait meninggal Bripka Anumerta Faisal personel Reskrim Polres Aceh Utara di Mapolres setempat.

Kapolres didampingi Kabag Ops Kompol Edwin Aldro dan Kasat Reskrim Iptu Refki Kholiddiansyah dan sejumlah perwira lainnya.

Baca: Polisi Tewas Ditikam Komplotan Bersenpi

Bripka Anumerta Faisal yang ditemukan tewas di tepi Pantai Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara pada Minggu (26/8/2018) sekitar pukul 03.00 WIB dini bukan karena ditusuk kelompok kriminal bersenjata dengan benda tajam seperti diberitakan sebelumnya.

Namun, sebelum dibunuh Bripka Faisal terlebih dahulu dikeroyok tujuh pria tersebut.

Baca: Ini Imbauan Polisi terhadap Dua Pelaku Penikam Bripka Anumerta Faisal yang Kabur

“Belakangan terungkap ternyata korban (Bripka Anumerta Faisal ditembak tiga kali komplotan perompak laut setelah dikeroyok. Faisal ditembak dengan senjata api (senpi) jenis revolver miliknya setelah dirampas. Ia ditembak pada bagian perut, dada dan mata kiri,” ujar AKBP Ian Rizkian Milyardin. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved