Galus Fokus Atasi Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) tetap fokus mengatasi kemiskinan yang mendera warganya

Galus Fokus Atasi Kemiskinan
Sumber Daya Manusia (SDM) Program Keluarga Harapan (PKH) Aceh Timur, menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada Nurmala Sari (44) warga Gampong Alui Ie Itam, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur, Kamis (16/8/2018). Nurmala merupakan warga kurang mampu yang sudah sekitar 6 tahun menderita kanker (tumor ganas) di lehernya 

* Sebanyak 6.218 Orang Masuk PKH

BLANGKEJEREN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues (Galus) tetap fokus mengatasi kemiskinan yang mendera warganya. Saat ini, sebanyak 6.218 orang masuk Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan keluarga sangat miskin (KSM) untuk mendapatkan bantuan sosial bersyarat sebesar Rp 1.890.000 per tahun.

PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak sampai SMA/SMK untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan pendidikan yang tersedia di sekitar mereka. PKH diharapkan dapat menjadi tulang punggung mengatasi kemiskinan, sehingga generasi berikutnya berhasil keluar dari garis kemiskinan.

Dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan, Dinas Sosial (Dinsos) Gayo Lues bersama intansi terkait menggelar rapat koordinasi (rakor) PKH di Wisma Pondok Indah Porang, Sabtu (1/9). Dalam rakor PKH ini lebih banyak membahas tentang pendataan keluarga miskin, sehingga akan lebih tepat sasaran.

Peserta rakor terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para camat, Penghulu dan para opertor serta pendamping PKH. Sebagai narasumber, anggota DPRK, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinsos, termasuk koordinator PKH Galus.

Sekdakab Galus, Thalib SSos dalam sambutannya mengatakan, program penanggulangan kemiskinan merupakan proritas pemerintah selama ini. Dia mengatakan program perlindungan sosial terus disempurnakan, sehingga masyarakat miskin terlindungi.

Thalib menjelaskan PKH diharapkan mampu mengatasi lima komponen penggurangan penduduk miskin ekstrim dan kelaparan. Kemudian pencapaian pendidikan dasar, kesetaraan gender serta mengurangi angka kematian ibu hamil dan bayi maupun balita.

“Program mengatasi kemiskinan melalui PKH merupakan program lintas sektoral dengan melibatkan instansi terkait maupun komponen lain,” katanya. Dia berharap kerjasama dan koordinasi antar berbagai pihak harus ditingkatkan, sehingga PKH tetap tepat sasaran.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Galus, Sukri SP mengatakan jumlah penerima bantuan sosial dana tunai melalui PKH sebanyak 6.218 orang dengan nilai bantuan sebesar Rp 1.890.000/orang yang diterima setahun sekali. Dikatakan, bantuan itu merupakan salah upaya mengatasi kemiskinan dengan melibatkan semua unsur dan instansi terkait lainnya.

Disebutkan, bantuan dana tunai PKH diberikan setiap triwulan, yakni triwulan 1 sampai 3 masing-masing Rp 500.000/orang dan sisanya sebesar Rp 390.000 diterima pada triwulan 4.

Sementara itu, PKH dalam jangka pendek untuk mengurangi beban keluarga miskin dan jangka panjang diharapkan memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Peserta PKH adalah keluarga sangat miskin dengan satu atau lebih kriteria yakni ibu hamil, ibu nifas, anak usia 0 - 6 tahun, anak usia 7 - 18 tahun atau yang belum menyelesaikan pendidikan dasar sembilan tahun (SD dan SMP/Sederajat.

Bahkan, anak-anak yang duduk di bangku SMA/SMK dan para lansia di atas usia 70 tahun, serta kaum disablitas atau penyandang cacat juga masuk dalam cakupan Keluarga Penerima Manfaat KPM dari PKH. Untuk skema pembayaran, dikirim ke masing-masing rekening penerima bantuan tunai sosial melalui ATM sesuai bank yang ditunjuk di daerah masing-masing.

Sementara, untuk keluarga dengan dengan status PKM lansia atau disabilitas, menerima bantuan sebesar Rp 2 juta per tahun, yang juga diberikan dalam empat triwulan atau tiga bulan sekali, masing-masing Rp 500.000.

Nilai bantuan itu merujuk Surat Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor 26/LJS/12/2016 bertanggal 27 Desember 2016 tentang Indeks dan Komponen Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan Tahun 2017.(c40)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved