Meriah, Peringatan Hardikda ke-59 Provinsi Aceh di Lapangan Tugu Darussalam

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang menjadi Inspektur Upacara memuji prestasi yang dicapai dunia pendidikan Aceh dalam beberapa tahun terakhir.

Meriah, Peringatan Hardikda ke-59 Provinsi Aceh di Lapangan Tugu Darussalam
IST
Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, Ketua Komisi Pendidikan DPRA Abdul Fatah, dan Wakil Ketua Majelis Pendidikan Aceh, Dr Azwar Thaib, mengikuti prosesi peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke 59 di Lapangan Tugu Darussalam, Banda Aceh Minggu (2/9/2018). 

Laporan Nasir Yusuf | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) ke-59 diperingati secara meriah di Lapangan Tugu Darussalam, Minggu (1/9/2018).

Sebanyak 8 tim drum band ikut memeriahkan hari bersejarah bagi dunia pendidikan Aceh.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah yang menjadi Inspektur Upacara memuji prestasi yang dicapai dunia pendidikan Aceh dalam beberapa tahun terakhir.

“Hari-hari terakhir ini, guru dan tenaga kependidikan kita telah berhasil mendulang enam medali emas. Ini tak pernah terjadi sebelumnya,” kata Nova Iriansyah di depan ribuan siswa, guru, kepala sekolah, akademisi, dan sejumlah tenaga kependidikan lainnya.

Namun, tambahnya, peringatan Hardikda Aceh dilakukan Pemerintah Aceh bersama jajarannya bukanlah semata-mata bentuk dari manifestasi keistimewaan Aceh di bidang pendidikan, tapi juga merupakan bagian dari komitmen kita dalam menempa kader-kader terdidik bangsa yang ber-akhlakul karimah.

Terbanyak Sepanjang Sejarah, Ini Daftar Perolehan Medali Indonesia Selama Gelaran Asian Games

Sekaligus, juga menjadi pencerminan dari keterpanggilan jiwa kita untuk menempatkan sumber daya manusia terdidik pada posisi terhormat, sebagai salah satu prioritas pembangunan yang harus dijalankan di daerah khusus lagi istimewa ini.

Melalui momentum Hardikda ini, kita perteguh tekad untuk dapat melahirkan generasi muda Aceh yang cakap, religius, kreatif, inovatif, inventif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta memiliki karakter keacehan yang kental.

Dikatakan, dengan generasi berkualitas, kita pasti akan mampu membawa perubahan yang terbaik bagi Aceh di masa depan dan akan lebih potensial untuk mewujudkan “Aceh Hebat”.

Terharu, Pedagang Ikan di Ulee Kareng Raih Hadiah Paket Umrah Gowes Bank Aceh

Mengingatkan pentingnya pembangunan sektor pendidikan bagi pembangunan Aceh di masa kini dan masa depan, sehingga Pemerintah Aceh menempatkan bidang pendidikan sebagai salah satu program prioritas di dalam RPJM 2017-2022.

Program itu dinamakan “Aceh Carong” atau Aceh Cerdas. Sasaran utamanya antara lain, penguatan pendidikan vokasional di berbagai bidang, penyediaan fasilitas pendidikan yang lengkap, dan pemerataan rasio guru di seluruh daerah.

Selain itu, peningkatan kompetensi guru, penyediaan beasiswa bagi anak yatim dan anak miskin, serta beasiswa bagi putra-putri Aceh yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

VIDEO - 5 Orang Ditangkap Dalam OTT di Dinas Pendidikan Aceh Barat

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin MPd mengatakan dengan Hardikda ke-59, diharapkan mutu pendidikan Aceh ke depan akan semakin baik.

“Peringatan Hardikda ini bukan sekadar serimonial belaka. Tapi, yang terpenting adalah hikmah yang akan dicapai. Ya prestasi yang makin membanggakan,” katanya.(*)

Penulis: Nasir Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help