Truk Tanki CPO Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Gunung Paro, Ini Penyebabnya

Truk tanki CPO terjun ke jurang sedalam 30 meter di kawasan Gunung Paro, Gampong Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (2/9/2018).

Truk Tanki CPO Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter di Gunung Paro, Ini Penyebabnya
IST
Truk tanki CPO terjun ke jurang sedalam 30 meter di kawasan Gunung Paro, Gampong Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (2/9/2018). 

Laporan Misran Asri | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, ACEH BESAR – Truk tanki CPO (Crude Palm Oil) yang melaju dari arah Calang menuju Banda Aceh, terjun ke jurang sedalam 30 meter di pinggir Jalan Banda Aceh-Meulaboh, Km 33, kawasan Gunung Paro, Gampong Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut, tapi sopir dan kernet truk tangki CPO itu mengalami luka-luka.

Diduga truk tanki dengan nomor polisi BK 9340 XT itu meluncur bebas ke jurang, karena remnya blong.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH melalui Kapolsek Leupung, Ipda Hamdani menjelaskan truk tanki pengangkut minyak sawit mentah itu dikemudikan oleh Joko Suroyo (25) asal Huta I Bandar Rejo, Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut).

Produk-produk Indonesia Ternyata Digemari Warga Korea Utara, Dijual Dengan Harga Segini

Sementara kernetnya bernama Azhari Ramadhan (19), pemuda Kampung Baru Bandar Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Sumut.

Sopir truk tanki CPO itu mengalami luka robek di jari telunjuk dan jari tengah tangan kiri. Lalu luka di lutut kiri dan luka robek di bahu kanan serta luka sobek di pelipis mata kiri dan sudah menjalani operasi di RS Meuraxa, Banda Aceh.

"Sementara Azhari Ramadhan, hanya mengalami luka di bagian kaki kiri dan kanan,” kata Ipda Hamdani yang dihubungi Serambinews.com, Minggu (2/9/2018).

Independent Observer Sebut Jokow-Maruf Amin Pasangan Gagal Penuhi Janji, Begini Tanggapan Ketua DPR

Sejauh ini, lanjut Ipda Hamdani, kondisi keduanya stabil dan sadar dengan peristiwa kecelakaan yang baru dialami, setelah keduanya sempat ditangani di di puskesmas setempat, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Meuraxa.

“Truk tanki CPO itu masih berada di jurang. Evakuasi truk tanki itu harus menggunakan mobil crane besar, karena kondisinya cukup curam, tempat truk itu terjun,” pungkas Ipda Hamdani.(*)

Berita Selengkapnya baca Harian Serambi Indonesia edisi, Senin (3/9/2018)

Penulis: Misran Asri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help