Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Minta Masyarakat Tak Impor Ferrari, Parfum Mahal, dan Tas Hermes

Di pasar spot Bloomberg, nilai tukar rupiah berada posisi Rp 14.935 per dollar AS berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 16.00 WIB.

Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Minta Masyarakat Tak Impor Ferrari, Parfum Mahal, dan Tas Hermes
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan kepada awak media di Kantor Wakil Presiden RI, Jakarta, Selasa (22/5/2018).(KOMPAS.com/ MOH NADLIR) 

SERAMBINEWS.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dollar terus merosot pada Selasa (4/9/2018).

Di pasar spot Bloomberg, nilai tukar rupiah berada posisi Rp 14.935 per dollar AS berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 16.00 WIB.

Bahkan mata uang Garuda itu berada level terendah sejak krisis 1998.

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta masyarakat untuk membantu pemerintah mengurangi impor.

Hal itu penting untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

Salah satu caranya, yakni dengan tidak mengimpor barang-barang mewah.

"Mungkin jumlahnya tidak besar tetapi perlu untuk meyakinkan kepada masyarakat bahwa suasana ini, suasana berhemat," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

"Suasana kita tidak perlu impor barang mewah, enggak usah Ferrari, Lamborghini masuk, enggak usah mobil-mobil besar, yang mewah-mewah. Tak usah parfum-parfum mahal atau tas-tas Hermes," sambungnya.

Pemerintah, tutur Kalla, akan berupaya meningkatkan ekspor sumber daya alam dan coba menurunkan impor yang tidak perlu.

Di sisi lain, peningkatan lokal konten juga perlu ditingkatkan sehingga industri tak banyak mengimpor barang.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved