Indonesia Kena Dampak Paling Parah di Asean, Tantangan Besar Negara yang Miliki Utang Tertinggi

Pertanyaan besarnya apakah negara-negara ini dapat membayar kembali utang-utang itu sementara para investor mengambil uang mereka?

Indonesia Kena Dampak Paling Parah di Asean, Tantangan Besar Negara yang Miliki Utang Tertinggi
KOMPAS/JITET
Ilustrasi 

Pada saat yang sama, Federal Reserve AS mulai menaikkan tingkat suku bunga, setelah satu dekade mereka menjaga agar bisa serendah mungkin.

Kuatnya pasar AS, yang dikombinasikan dengan peningkatan suku bunga, menarik investor yang memiliki uang untuk menanamkan uang mereka ke negara dengan pertumbuhan tinggi.

Aliran dana investasi ke Amerika Serikat ini pada dasarnya meningkatkan nilai dolar AS, dan menjadikan AS sebagai tujuan yang lebih menarik bagi investor.

Baca: Rupiah Anjlok, Jusuf Kalla Minta Masyarakat Tak Impor Ferrari, Parfum Mahal, dan Tas Hermes

Faktor-faktor ini diperburuk dengan perang perdagangan yang mana AS memberi tarif lebih tinggi pada barang-barang asing yang masuk (impor).

Laporan terbaru diperkirakan tarif hingga $ 200 miliar hanya pada impor barang Cina, angka tersebut tidak termasuk tarif pada baja, aluminium dan produk lainnya dari negara lain.

Apa pun hasil perang dagang ini, tetap mendorong investor untuk mencari tempat yang lebih aman untuk menyimpan uang mereka, yakni di Amerika.

Ketergantungan pada pendanaan asing

Sementara itu, di pasar negara-negara berkembang terjadi penurunan investor asing, turunnya aliran dana, dan penurunan nilai mata uang mereka.

Baca: Sampai Kapan Berakhir Rupiah Melemah? Ini Prediksi Pengamat

Pemicu anjloknya mata uang di Argentina, Turki, Afrika Selatan dan Indonesia memang semuanya berbeda, tetapi ada satu kesamaan.

Negara-negara itu tergantung pada pendanaan asing untuk sektor perdagangan dan defisitnya anggaran pemerintah.

Halaman
1234
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved