Rektor UIN Lantik 19 Pejabat Baru

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr H Warul Walidin AK MA

Rektor UIN Lantik 19 Pejabat Baru
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Warul Walidin Ak MA melantik tiga wakil rektor di lantai tiga gedung rektorat kampus setempat, Senin (16/7/2018) 

BANDA ACEH - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr H Warul Walidin AK MA, kembali melantik pejabat baru di lingkungan kampus tersebut. Kemarin, Prof Warul melantik 19 pejabat baru dalam upacara seremonial pengambilan sumpah dan serah terima jabatan di aula lantai III gedung rektorat di kampus itu.

Rektor Prof Dr H Warul Walidin AK MA dalam amanatnya menyampaikan, pengambilan sumpah jabatan merupakan suatu penyegaran dan lazim dilakukan, hal tersebut adalah tindak lanjut dari amanah dari regulasi dan peraturan yang ada, yaitu jabatan para pejabat dan termasuk kepala pusat dan lembaga mengikuti masa jabatan rektor.

“Pejabat yang diambil sumpah, sebagian masih pejabat lama dan sebagiannya orang baru yang dianggap cakap untuk memimpin lembaga tersebut untuk menggantikan pejabat lama yang sebagian akan memasuki masa pensiun,” ujarnya.

Dikatakan rektor, pusat atau lembaga dan unit-unit tersebut merupakan pusat-pusat pengembangan dan penguatan dimensi-dimensi khusus dari kelembangaan UIN Ar-Raniry yang pada pencapaian visi-misi kelembagaan untuk tercapainya tujuan. Oleh sebab itu, Warul Walidin mengingatkan kepada pejabat yang dilantik, bahwa secara organisatoris, pusat dan lembaga tersebut merupakan pusat layanan.

“Kerena itu, kita harus melayani dan melakukan pelayanan yang bermutu dan berkualitas serta kinerja yang terukur berbasis kepada SOP yang terstandar sebagai landasan mekanisme dan operasional kerja kita dalam rangka memajukan lembaga UIN Ar-Raniry,” kata Prof Warul.

Setidaknya ada 5K yang harus dikembangkan kata Warul, pertama lelancaran, paling kurang tidak ada surat-surat yang tertunda sampai berhari-hari di meja seorang pejabat kampus. Kedua adalah keakuratan, sesuatu yang dilakukan dalam segala urusan di kampus harus akurat.

Ketiga adalah kedisiplinan, segala sesuatu yang dikerjakan harus terukur dan tertib. “Selanjutnya adalah kebersamaan, kita bagian yang tidak terpisahkan satu sama lain, harus sinergi dalam melaksanakan tugas, dan terakhir adalah kejujuran dan amanah, hal ini sangat penting pada setiap diri ASN,” pungkas Prof Warul Walidin.(dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help