Aceh Besar Kejar Waktu

Tiga bulan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII 2018, tuan rumah Aceh Besar kejar waktu

Aceh Besar Kejar Waktu
BUPATI Aceh Besar, Mawardi Ali dan Ketua Harian KONI Aceh, Kamaruddin Abubakar meninjau pembangunan venue untuk Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Komplek Jantho Sport City (JSC), kemarin. 

* Pembangunan Venue PORA

BANDA ACEH - Tiga bulan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA) XIII 2018, tuan rumah Aceh Besar kejar waktu dalam menyelesaikan pembangunan Jantho Sport City (JSC). Even empat tahunan itu dijadwalkan Nopember mendatang.

Dalam pengamatan Serambi kemarin, sejumlah venue seperti sepak takraw, futsal, bulutangkis, bola voli pasir, tenis lapangan, panjat tebing, dan Gedung B mulai rampung. Boleh jadi, sarana pertandingan tersebut menunggu finishing saja.

Sebagaimana diketahui, Gedung B yang dibangun itu nantinya akan dimanfaatkan untuk pertandingan cabang olahraga bela diri seperti pencak silat, tarung derajat, kempo, taekwondo, dan karate.

Hanya saja, pembangunan Gedung A masih tertinggal dibandingkan dengan Gedung B yang berada bersisian. Memang, bangunan sudah berdiri kokoh. Hingga kemarin, gedung tersebut sudah dipasang rangka baja meski belum ada atap. Sarana bangunan ini nantinya akan mempertandingkan cabang bola basket, dan bola voli indoor.

Guna mengejar target pembangunan tepat waktu, sejumlah alat berat dikerahkan dalam komplek Jantho Sport City. Di sisi lain, pekerja terus bekerja untuk menuntaskan pekerjaan khususnya di Gedung A, dan venue cabang muaythai. Kondisi serupa juga terlihat di lapangan panahan sudah hampir rampung.

Sementara di Stadion Mini, nampak pekerjaan terus dilakukan oleh pekerja. Sejak dua hari terakhir, penanaman rumput di lapangan untuk open ceremony itu sudah dilakukan. Bahkan, selama 12 jam setiap malam, petugas harus melakukan siraman terhadap rumput yang telah ditanam. “Para pekerja yang menangani proyek ini bekerja siang-malam,” ungkap sejumlah pekerja yang ditemui Serambi di lapangan.

Bupati Aceh Besar, Ir Mawardi Ali kepada wartawan kemarin secara terbuka menegaskan, bahwa sesuai dengan komitmen awal dalam peninjuan awal pengurus KONI Aceh, Pengprov, dan KONI kabupaten/kota, pihaknya tetap ingin pembangunan venue harus tuntas pada awal November mendatang.

“Ingin kami tegaskan kembali, bahwa awal November mendatang jangan ada lagi tak tik tok di lapangan. Kami ingin, semua sarana dan prasarana untuk PORA sudah tersedia. Insya Allah, kami yakin semua ini akan siap sesuai jadwal,” ungkap politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Menjawab soal belum siapnya Gedung A, Mawardi Ali mengaku, bahwa pembangunan untuk venue bola basket, dan bola voli indoor akan tuntaskan Oktober mendatang. “Bangunannya kan sudah berdiri. Kini hanya pemasangan atap saja. Saya kira kita tak perlu khawatirkan kesiapan Gedung A ini,” tegasnya didampingi Kadispora Aceh Besar, Ridwan Jamil.

Pada kesempatan itu, Mawardi menegaskan, pihaknya berkeinginan agar even empat tahunan tersebut menjadi PORA terbaik. Bahkan, Aceh Besar akan bekerja keras guna mewujudkan sukses sebagai tuan rumah PORA, dan sukses menjadi juara umum.

Kemarin, pengurus KONI Aceh kembali melakukan tinjauan ke Jantho Sport City. Tinjauan kedua kalinya itu dipimpin Ketua Harian KONI Aceh, H Kamaruddin Abubakar, Wakil Ketua HT Rayuan Sukma, Wakil Ketua H Bachtiar Hasan, Bendahara Kennedy Husein, dan sejumlah pengurus lainnya.

Ketua Harian KONI Aceh, H Kamaruddin Abubakar secara terbuka mengatakan, sudah ada peningkatan dalam pembangunan venue di komplek Jantho Sport City (JSC). “Alhamdulillah, pembangunan venue PORA sudah ada peningkatan dibandingkan saat ketika meninjau awal Agustus lalu,” katanya kepada wartawan.

Abu Razak–sapaan akrab Kamaruddin Abubakar menjelaskan, saat peninjauan pertama, lapangan Stadion Mini untuk open ceremony masih ditanam pipa. Namun, kini sudah terlihat perbedaan di mana sudah ditanam rumput.

Kondisi serupa juga dilihat dalam pembangunan sejumlah venue yang sudah hampir rampung. Pun begitu, guna mempercepat pekerjaan ini, ia mengharapkan supaya para pekerja di lapangan ditambah. Sehingga pekerjaan akan lebih cepat lagi. “Awal Oktober mendatang, kami akan kembali ke Jantho,” pungkas Sekjen Partai Aceh itu.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help