Risiko Investasi di Indonesia Masih Rentan Naik, Ini Penyebabnya

Sebab, tantangan global yang mempengaruhi pergerakan rupiah masih tergolong besar hingga akhir tahun

Risiko Investasi di Indonesia Masih Rentan Naik, Ini Penyebabnya
Shutterstock/NULL
ILUSTRASI. CDS credit default swap risiko berinvestasi di Indonesia meningkat turun 

Analis Fixed Income MNC Sekuritas, I Made Adi Saputra bilang, tantangan global yang paling dominan mempengaruhi posisi CDS Indonesia beberapa waktu ke depan adalah perang dagang.

Walau pemain utama perang dagang cuma AS dan China, namun efek negatif konflik tersebut turut dirasakan oleh negara-negara lainnya.

Baca: Rupiah Melemah dan Tembus Rp 15.000 per Dolar AS, Ini 5 Penyebabnya

Ditambah lagi, China kerap melakukan manuver dengan mendevaluasi mata uangnya supaya produk yang dijual negara tersebut tetap laku kendati dikenai tarif impor yang tinggi.

Kebijakan tersebut terbukti membuat mata uang negara-negara emerging market lainnya ikut melemah.

“Barang Indonesia yang dijual ke AS juga kurang kompetitif kalau China mendevaluasi mata uangnya,” tambah Made.

Di sini timbul masalah lagi. Adanya potensi hambatan ekspor dapat membuat Indonesia kesulitan mengurangi defisit transaksi berjalan yang sudah mencapai 3% di kuartal II-2018.

Baca: BI Sudah Keluarkan Rp7,1 triliun untuk Cegah Rupiah Semakin Terpuruk

Padahal, data ini menjadi salah satu indikator terpenting yang menentukan arah rupiah sekaligus persepsi risiko investasi di Indonesia.

Oleh karena itu, Mikail menilai, ada kalanya pemerintah mesti berani menggunakan segala cara agar defisit transaksi berjalan tidak semakin memburuk.

Misalnya dengan menarik subsidi bahan bakar minyak (BBM) atau menunda sejumlah proyek infrastruktur berbahan baku impor tinggi.

“Investor asing baru yakin berinvestasi kalau sudah ada langkah konkret pemerintah untuk menurunkan defisit transaksi berjalan,” ujarnya.(*)

Baca: Ekonom Amerika Serikat Sebut Jokowi Omong Kosong soal Rupiah, Fadli Zon: Ironis

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul: Tekanan rupiah berat, risiko investasi Indonesia masih rentan naik

Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help