Dewan Dapat Kartu Merah

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah mendapat kartu merah dari Maharadi

Dewan Dapat Kartu Merah
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Akmal Ibrahim memakai mobil dinas bekas BL 1 C ketika berangkat masuk kantor pada hari pertama kerja, Selasa (15/8/2017) sebagai Bupati Abdya Periode 2017-2020. Mobil jenis Nissan X-Trail yang kondisinya sudah tua itu pernah dipakai Akmal selama lima tahun sebagai mobil dinas Bupati Abdya Periode 2007-2012, lalu. 

* DPRK Aceh Tengah Setujui Mobil Baru Bupati dan Wakil Bupati

TAKENGON - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah mendapat kartu merah dari Maharadi, Koordinator Jaringan Anti Korupsi Gayo (Janbg-Ko). Aksinya dilakukannya saat anggota dewan serta Badan Anggaran (Banggar) DRPK telah menyetujui usulan penambahan anggaran untuk pembelian mobil baru Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah.

Sontak ruang sidang menjadi gaduh, dan rapat paripurna dewan dihentikan beberapa saat. Melihat adanya pemberian kartu merah, sejumlah anggota dewan yang sedang bersidang berupaya menghentikan aksi yang dilakukan oleh aktivis LSM Jang-Ko itu yang juga meniupkan bunyi pluit sebelum mengacungkan map berwarna merah.

Rapat pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) tentang pengelolaan barang milik daerah di gedung DPRK Aceh Tengah, Kamis (6/9) tetap berlangsung lancar. Ketika proses sidang sedang berlangsung, Maharadi, tiba-tiba berdiri sembari meniup peluit serta memegang map berwarna merah.

“Pimpinan dewan, tolong dibatalkan pembelian mobil baru bupati dan wakil bupati, karena rakyat lagi susah, petani kopi belum juga panen dan dana Otsus tidak ada sertan anggaran defisit,” teriak Maharadi yang membuat heboh seisi ruang sidang.

Aksi Maharadi ini dilakukan seusai usulan penambahan anggaran untuk pembelian mobil baru, sehingga beberapa petugas Satpol PP mencoba mengamankan Maharadi. Namun usai melakukan aksi, Maharadi langsung meninggalkan gedung dewan.

Tetapi, langkah Maharadi sempat dihalangi oleh sejumlah petugas Satpol PP, bahkan, beberapa anggota dewan sempat berteriak meminta agar petugas keamanan segera mengamankan Maharadi. “Panggil dia, siapa dia, dan masukkan kembali ke ruang sidang, karena tidak sopan,” teriak salah seorang anggota DPRK.

Meski sempat dihadang, aktivis anti korupsi ini langsung berlalu dari gedung dewan. Sedangkan sejumlah anggota Satpol PP berusaha mengejar Maharadi hingga ke luar komplek Gedung DPRK Aceh Tengah.

Pascaaksi tersebut, akhirnya sejumlah aktivis LSM Jang-Ko menggelar mediasi dengan sejumlah anggota DPRK Aceh Tengah. Mediasi berlangsung di ruang Ketua Dewan, Ansaruddin Syarifuddin Naldin yang dihadiri juga oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Firdaus, serta sejumlah anggota dewan.

Dalam pertemuan itu, Maharadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan sikap terkait dengan usulan penundaan mobil dinas Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, karena melihat kondisi ekonomi masyarakat. “Namun sikap yang kami sampaikan, tidak ditanggapi, sehingga kami melakukan aksi seperti ini, sebagai bentuk protes,” kata Maharadi.

Meski begitu, sebut Maharadi menyampaikan permohonan maaf, apabila aksi yang dilakukannya telah menganggu proses sidang anggota dewan. Tetapi, terkait dengan pengadaan mobil dinas baru tersebut, agar dapat dipertimbangankan oleh pihak dewan.

“Untuk saat ini, belum tepat untuk membeli mobil dinas baru karena kondisi masyarakat lagi susah dan tunda saja ahun depan,” pinta Maharadi. Seperti diberitakan sebelumnya, LSM Jang-Ko meminta Pemkab Aceh Tengah agar menunda pembelian mobil dinas baru jenis Toyota Land Cruiser Prado untuk bupati dan Toyota Harrier untuk wakil bupati,

Apalagi, dalam revisi APBK 2018, awalnya diusulkan jenis Fortuner, tetapi dirubah menjadi Harrier yang berharga lebih dari Rp 1 miliar dan Land Cruiser sekitar Rp 2 miliar lebih. Anggaran pembelian mobil tersebut, akhirnya direvisi dan diusulkan penambahan ke DPRK, lantaran pada APBK murni dananya tidak mencukupi.(my)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved