Harga Komoditi Ekspor Abdya tak Meningkat, Padahal Nilai Tukar Dollar AS Terus Menguat

Ketika menguat nilai tukar dollar AS terhadap rupiah, semestinya harga TBS sawit, minyak pala dan nilam juga meningkat

Harga Komoditi Ekspor Abdya tak Meningkat, Padahal Nilai Tukar Dollar AS Terus Menguat
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Agen pengumpul sedang memuat Tandan Buah Segar (TBS) sawit ke dalam truk di Jalan 30, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Abdya, belum lama ini. Harga TBS sawit di Kecamatan Babahrot dan Kuala Batee, Kabupaten Abdya anjlok hanya berkisar Rp 900 sampai Rp 930 per kg sampai posisi Selasa (29/5/2018). 

Dia menduga bahwa harga minyak pala dan nilam tidak meningkat karena negara-negara Eropa sebagai penampung juga menaikkan pajak masuk.   

Sekadar diketahui, minyak pala dan nilam yang terkumpul pedagang Abdya selanjutnya dijual kepada pengusaha eksportir di Medan, Sumatera Utara dan Padang Sumatera Barat.   

Toke Asie, pedagang yang sudah  lama malang melintang dalam bisnis hasil bumi tersebut juga menjelaskan, harga minyak pala rentan mengalami fruktuasi (naik turun).

Karena sangat tergantung permintaan pasar luar negeri, terutama Amerika Serikat, beberapa negara Uni Eropa, termasuk Singapura untuk kebutuhan industri makanan.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved