Rambo Nagan Minta Perlindungan ke DPRA

Rambo (50), pria asal Nagan Raya yang viral melalui potongan video yang menantang kelompok bersebo

Rambo Nagan Minta Perlindungan ke DPRA
irwanto (50) alias Rambo Nagan (dua dari kiri) mendatangi Komisi I DPRA, Kamis (6/9/2018). Kedatangan Rambo Nagan ini untuk meminta perlindungan hukum dan politik kepada DPRA terkait video viral yang dibuatnya beberapa waktu lalu. SERAMBI/M ANSHAR 

“Kita juga meminta kepada pihak kepolisian untuk mencari kelompok bertopeng (bersebo) yang telah mengancam melalui video acara deklarasi ganti presiden di Aceh. Kita hari ini tidak masuk ke dalam ranah politik, tapi kita lebih kepada kamtibmasnya,” ujar Cage.

Dia berharap, polisi bisa berlaku adil kepada masyarakat dalam menegakan hukum. “Kita minta kelompok bertopeng juga dicari, kalau hanya dipanggil sebelah pihak ini diskriminliasi atau persekusi,” demikian Azhari Cage.

Sementara itu, Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto melalui Kasat Reskrim AKP Boby Putra Ramadhan mengatakan, kedatangan pihak kepolisian ke rumah Rambo hanya sebatas melakukan konfirmasi dan klarifikasi.

“Saya bersama Kapolsek Kuala ke rumah Rambo waktu itu, dan di sana kita hanya sebatas melakukan konfirmasi saja terkait video yang diunggahnya itu. Hal tersebut dilakukan lantaran Rambo warga Nagan Raya dan hal itu demi mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ke depan,” kata AKP Bobi Putra Sebayang, Kamis (6/9) malam.

Dalam konfirmasi tersebut, Bobi menuturkan bahwa yang bersangkutan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum. Video itu dibuat secara spontanitas dan tidak ada yang menyuruh.

Karena itu, lanjut Bobi, tidak ada persoalan hukum terhadap Nirmanto alias Rambo. “Dan jika memang yang bersangkutan meminta perlindungan hukum ke DPRA, itu haknya dia (Rambo),” ujar Bobi.(mas/c45)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved