Tiga Crane Gagal Tarik Truk CPO

Tiga crane yang didatangkan dari Sumatera Utara, gagal menarik truk tangki CPO yang terjun ke jurang pinggir

Tiga Crane Gagal Tarik Truk CPO
KAPOLRES Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto berada di kawasan Gunung Paro, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, tempat lokasi truk tangki jatuh ke dalam jurang kawasan itu, Kamis (6/9). 

* Dari Jurang Gunung Paro

JANTHO - Tiga crane yang didatangkan dari Sumatera Utara, gagal menarik truk tangki CPO yang terjun ke jurang pinggir Jalan Banda Aceh-Meulaboh Km 33, kawasan Gunung Paro, Gampong Layeun, Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Kamis (6/9) siang. Tiga crane masing-masing berkapasitas 8 ton itu tidak mampu mengevakuasi truk CPO dari jurang berkedalaman sekitar 30 meter itu.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, menjelaskan, ketiga crane tersebut mulai menuju ke lokasi sekitar pukul 12.30 Wib untuk proses pengangkatan truk CPO. “Selama proses evakuasi, jalur kedua arah tersebut harus ditutup, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita harapkan terjadi, dengan ikut melibatkan personel Polsek Leupung dan Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Besar,” kata AKBP Heru, kepada Serambi, kemarin.

Kurang lebih 1,5 jam proses evakuasi truk CPO itu dari dalam jurang oleh ketiga crane tersebut, dibantu satu truk pengangkut batu gajah. Tapi, untuk mengeluarkan truk tangki CPO itu gagal dilakukan. “Mulai pukul 12.30 Wib sampai pukul 14.00 Wib, ketiga crane itu tidak mampu mengeluarkan truk CPO dari dalam jurang,” ungkap Heru.

Di lokasi truk CPO yang jatuh cukup dalam dan terjal, sebatang pohon besar juga masih menimpa truk tanki tersebut dan belum sempat dipindahkan. “Awalnya, kita mengira dengan kepasitas yang dimiliki ketiga crane ini batang kayu tersebut tidak lah menjadi kendala. Karena, muatan minyak sawit mentah di tanki truk itu telah dikeluarkan. Ternyata, tiga crane itu tidak mampu mengeluarkan truk tangki itu,” sebut Kapolres.

Karena, ketiga crane tersebut tidak mampu menarik dan mengeluarkan truk CPO itu dari dalam jurang, sehingga pihak perusahaan truk tanki CPO itu meminta crane berkapasitas 45 ton dari Sumut untuk didatangkan ke lokasi. “Kemungkinan crane kapasitas 45 ton itu baru tiba Sabtu besok,” ungkap Heru didampingi Kapolsek Leupung, Ipda Hamdani.

Dampak truk tangki CPO yang disopiri Joko Suroyo (25), asal Kecamatan Bandar Masilam, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara dan kernetnya, Azhari Ramadhan (19) warga Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, itu mengakibatkan baja pembatas jalan juga mengalami kerusakan.

Karena, sebelum terjun bebas ke dalam jurang, truk tangki terseut sempat menghantam baja pembatas jalan, akibat rem blong saat menuruni jalan. “Terhadap kerusakan baja pembatas jalan, sepenuhnya ditanggung pihak perusahaan truk tangki CPO. Mereka telah janji dan hal itu juga telah diketahui oleh pihak Dinas PU,” pungkas Kapolres Aceh Besar, AKBP Heru Suprihasto.(mir)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved