Balon DPD Bertambah 1 Orang

BAKAL calon anggota DPD asal Aceh bertambah lagi satu orang menyusul dikabulkannya gugatan Murdani oleh Panwaslih Aceh

Balon DPD Bertambah 1 Orang
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BAKAL calon anggota DPD asal Aceh bertambah lagi satu orang menyusul dikabulkannya gugatan Murdani oleh Panwaslih Aceh. Keputusan itu dibacakan Panwaslih dalam sidang ajudikasi sengketa Pemilu 2019, Jumat (7/9).

“Mengabulkan permohonan Pemohon untuk sebagian,” baca Ketua Majelis Sidang, Faizah di hadapan Murdani selaku pemohon dan pihak KIP Aceh yang diwakili stafnya selaku termohon di Kantor Panwaslih Aceh.

Putusan itu membatalkan berita acara rekapitulasi hasil perbaikan perseorangan calon peserta Pemilu anggota DPD Provinsi Aceh yang telah ditetapkan oleh KIP Aceh dalam sidang pleno, Sabtu 18 Agustus lalu.

“Menyatakan Pemohon memenuhi syarat (MS) sebagai perseorangan calon peserta Pemilu anggota DPD Provinsi Aceh,” ujarnya didampingi anggota majelis sidang, Fahrul Rizha Yusuf, Zuraida Alwi, dan Nyak Arief Fadhillah Syah.

Atas putusan ini, Panwaslih memerintahkan KIP Aceh untuk melaksanakan putusan tersebut paling lambat tiga hari kerja sejak putusan itu dibacakan. Faizah mengatakan bahwa putusan itu bersifat final dan mengikat.

Selain Murdani, ada dua balon anggota DPD lainnya yang juga bernasib sama, yaitu Raihan Iskandar dan Tgk T Abdul Muthalib. Keduanya juga menggugat KIP, namun putusan terhadap keduanya akan dibacakan pada 12 September mendatang.

Murdani seusai sidang menyampaikan bahwa putusan Panwaslih Aceh sudah adil. “Alhamdillah, ini merupakan sebuah keadilan bagi saya dan tim setelah kemarindinyatakan tidak memenuhi syarat oleh KIP Aceh,” katanya.

Dengan keluarnya putusan itu, Murdani mengajak semua tim relawannya untuk kembali bekerja lebih keras. “Putusan ini sudah cukup melegakan dan kami merasakan ini putusan yang sangat adil. Kepada tim, mari kita bekerja lagi karena kita sudah kembali ke arena,” pungkasnya.(mas)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help