Bireuen Rampungkan Penyaluran DD Tahap II

Penyaluran bantuan dana desa (DD) dan alokasi dana gampong (ADG) tahap kedua untuk 609 desa di Kabupaten Bireuen yang dimulai

Bireuen Rampungkan Penyaluran DD Tahap II
Acehselatan.com
Ilustrasi 

BIREUEN - Penyaluran bantuan dana desa (DD) dan alokasi dana gampong (ADG) tahap kedua untuk 609 desa di Kabupaten Bireuen yang dimulai awal Juni lalu, sudah rampung dilakukan. Informasi itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMGP-KB) Bireuen, Bob Miswar SSTP MSi kepada Serambi, Jumat (7/9).

Dijelaskannya, selain penyaluran sudah selesai seluruhnya, saat ini setiap desa yang didampingi pendamping masing-masing juga sudah mulai membuat laporan penggunaan anggaran desa melalui sistim aplikasi langsung ke kementerian. “Laporan penggunaan dana desa, selain menyerahkan berkas lengkap, juga harus mengirim laporannya melalui aplikasi,” ujarnya.

Laporan melalui aplikasi tersebut, jelasnya, langsung ke kementerian dan nantinya akan terlihat sejauhmana kebenaran serapan penggunaan bantuan dana desa yang telah diterima. “Apabila laporan itu terlambat dikirim, maka akan berdampak luas terhadap kucuran dana tahap ketiga,” tukasnya.

Disebutkan, batas akhir pencarian dana tahap II adalah 30 Nopember 2018. “Setelah batas tersebut, bantuan tidak disalurkan lagi. Ketentuannya memang demikian, jadi masing-masing desa bersama para pendamping diharapkan tidak lalai dalam membuat laporan sebagaimana dianjurkan,” imbau dia.

Kepada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BKPD) Bireuen, Zamri SE menambahkan, bantuan desa tahap kedua sebesar Rp 108 miliar untuk 609 desa, sudah selesai disalurkan semuanya, termasuk untuk dua desa yang sempat sedikit bermasalah dulu, yaitu Desa Alue Lamsaba, Kecamatan Jeunieb dan Desa Pulo Ara, Kota Juang.

Diharapkan kepada para camat untuk pro-aktif memantau penggunaan bantuan desa tahap kedua dan mengharapkan agar dana yang telah disalurkan untuk segera dimanfaatkan oleh aparatur desa. “Bekerjalah dengan baik dan sesuai dengan peraturan. Dana desa yang telah diterima ini harus segera dimanfaatkan untuk membiayai kegiatan operasional pemerintahan gampong dan belanja kebutuhan pembangunan desa,” tukasnya.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help