Petani Rama-ramai Beli Pupuk Bersubsidi

PT Pertani (Persero) menyalurkan pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, ZA dan SP-36 ke kios pengecer di Kabupaten Aceh Barat Daya

Petani Rama-ramai Beli  Pupuk Bersubsidi
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah mobil angkutan pupuk bersubsidi tiba di kios-kios pengecer di Pasar Blangpidie, Kabupaten Abdya, Jumat (26/1/2016) siang tadi. 

BLANGPIDIE - PT Pertani (Persero) menyalurkan pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, ZA dan SP-36 ke kios pengecer di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai Jumat (7/9). Tiga jenis pupuk berjumlah 200 ton disalurkan kepada 27 kios pengecer dalam enam kecamatan. Yakni Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Sedangkan tiga kecamatan lainnya, yaitu Setia, Manggeng dan Lembah Sabil tetap mengalami kelangkaan pupuk bersubsidi NPK Phonska, ZA dan SP-36. Sebab, alokasi pupuk untuk tiga kecamatan tersebut sudah lebih dulu habis disalurkan oleh distributor, PT Meuligoe Raya.

PT Pertani Perwakilan Abdya, Safrizal dihubungi Serambi, Jumat (7/9) menjelaskan, pupuk bersubsidi yang disalurkan sebanyak 200 ton merupakan alokasi September terdiri atas 125 ton NPK Phonska, 45 ton ZA dan 30 ton SP-36. Pupuk tersebut disalurkan ke 27 kios (dari 28 kios) dalam enam kecamatan sebagai wilayah kerja distributor PT Pertani, yaitu Kecamatan Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Sejak kemarin, mobil pengangkutan mengangkut tiga jenis pupuk bersubsidi, NPK Phonska, ZA dan SP-

36 dari Gudang Penyangga Lini III di Desa Keude Paya, Blangpidie ke kios-kios pengecer dalam enam kecamatan.

Amatan Serambi ketika pupuk tiba di kios pengecer di Jalan H Ilyas Pasar Blangpidie langsung ‘diserbu’ para petani untuk membeli pupuk bersubsidi tersebut, terutama jenis NPK Phonska. Pupuk tersebut sangat dibutuhkan petani untuk tanaman padi MT Gadu 2018 yang telah berumur sekitar satu sampai dua bulan.

Petani rata-rata membeli satu sak isi 50 kg atau paling banyak 2 sak. Pemilik kios pengecer di Jalan H Ilyas Blangpidie menjelaskan permintaan paling besar adalah pupuk NPK Phonska sehingga diperkirakan stok pupuk tersebut segera habis.

Safrizal kepada Serambi menjelaskan alokasi tiga jenis pupuk bersubsidi untuk enam kecamatan masih tersisa 109 ton, terdiri atas 37 ton NPK Phonska, 30 ton SP-36 dan 39 ton ZA.

“Sisa alokasi tersebut segera kita proses penebusan Senin depan,” kata Safrizal. Setelah keluar nomor SO dan DO dari PT Petro Kimia Gresik selaku produsen, maka 109 ton pupuk tersebut segera disalurkan kepada kios pengecer dalam enam kecamatan, yakni Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Menurut Safrizal pihaknya mendapat informasi bahwa Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh sudah menyetujui penambahan alokasi pupuk NPK Phonska untuk Kabupaten Abdya 2018 sebanyak 200 ton.(nun)

distributor pupuk di abdya

* PT Meuligoe Raya distributor pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, SP-36 dan ZA untuk tiga kecamatan di Abdya, yaitu Setia, Manggeng dan Lembah Sabil.
* PT Meuligoe Raya, distributor pupuk bersubsidi jenis urea untuk seluruh kecamatan di Abdya (sembilan kecamatan), yaitu Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie, Tangan-Tangan, Setia, Manggeng, dan Lembah Sabil.
* PT Pertani distributor pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, SP-36 dan ZA untuk enam kecamatan di Abdya, yaitu Babahrot, Kuala Batee, Jeumpa, Susoh, Blangpidie dan Tangan-Tangan.

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved