TAPD-SKPK Bahas RAPBK Perubahan

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bireuen, sejak seminggu lalu

TAPD-SKPK Bahas RAPBK Perubahan
DPRK Aceh Utara dan pemkab menyepakati untuk menindaklanjuti hasil tim evaluasi Gubernur Aceh terhadap RAPBK 2018 dalam pertemuan yang diadakan di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (10/4/2018) mulai pukul 14.00 WIB-19.00 WIB. 

BIREUEN - Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) Bireuen, sejak seminggu lalu hingga kemarin, membahas Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan (RAPBK-P) tahun 2018. Diperkirakan, dalam waktu dekat TAPD akan menyerahkan RAPBK-P tersebut ke DPRK Bireuen untuk dibahas dan ditetapkan.

Sekdakab Bireuen, Ir Zulkifli SP kepada Serambi, Jumat (7/9), mengatakan, pembahasan anggaran perubahan itu tetap berpedoman kepada anggaran murni yang telah disahkan pada awal tahun lalu. Pembahasan RAPBK-P, jelasnya, mencakup serapan anggaran, permasalahan, dan kegiatan tambahan yang mungkin dapat dilakukan selama tiga bulan ke depan.

“APBK murni Bireuen tahun 2018 sekitar Rp 1,8 triliun lebih, dan itu menjadi pedoman dalam pembahasan untuk anggaran perubahan,” ujarnya. Usai dibahas di Pemkab Bireuen, terang Sekda, maka RAPBK-P tersebut akan diajukan ke DPRK untuk dibahas dan ditetapkan. “Kita rencanakan, paling lambat minggu depan sudah harus ke DPRK,” tukasnya.

Di sisi lain, menyangkut Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2019, Sekda Zulkifli memaparkan, saat ini sudah dalam pembahasan dan nantinya akan dibahas setelah penetapan RAPBK-P menjadi APBK-P 2018. Dibeberkannya, semua SKPK terus memacu tugasnya masing-masing sehingga penetapan RAPBK tahun 2019 dapat selesai tepat waktu.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved