Gajah Mengamuk di Geumpang

Dua ekor gajah liar mengamuk dengan mengobrak-abrik rumah milik Puteh (50) warga Gampong Pucok, Kecamatan Geumpang

Gajah Mengamuk di Geumpang
KAWANAN gajah liar merusak tanaman padi di kawasan Gle Barat, perbatasan Kecamatan Mila dan Cot Seutui Keumala Dalam, Kecamatan Keumala, Pidie 

SIGLI - Dua ekor gajah liar mengamuk dengan mengobrak-abrik rumah milik Puteh (50) warga Gampong Pucok, Kecamatan Geumpang, Pidie, pada Kamis (6/9) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Keganasan satwa dilindungi itu, menyebabkan rumah bantuan yang ditempati Puteh yang merupakan janda miskin itu mengalami rusak berat.

Mantan Imum Mukim Geumpang, M Sabi Abdullah, yang menghubungi, Serambi Jumat (7/8) mengatakan, dua ekor gajah dewasa ini sudah satu minggu berkeliaran di Gampong Pucok. Meski sudah diusir, gajah tersebut tak mau kembali ke dalam hutan, dan hanya berpindah tempat dari satu gampong ke gampong lainnya di wilayah itu.

Sehingga pada Kamis (6/8) malam, dua ekor gajah tersebut mengobrak-abrik rumah janda miskin bernama Puteh, untuk mencari makanan berupa padi yang disimpan di dalam rumah.

“Rumah yang ditempati janda miskin bernama Puteh, menjadi sasaran amukan gajah. Sehingga kondisi rumah itu kini mengalami rusak berat, terutama bagian dapur yang hancur setelah diobrak-abrik gajah,” kata M Sabi Abdullah.

Ia berharap Bupati Pidie memberi perhatian dengan membangun kembali rumah janda miskin yang hancur diamuk gajah.

Tokoh masyarakat mukim Geumpang, M Sabi Abdullah, juga mendesak Pemkab Pidie dan instansi terkait, segera menurunkan gajah jinak ke Kecamatan Geumpang, untuk melakukan penggiringan gajah liar ini kembali ke hutan.

Karena menurutnya, kawanan gajah liar ini sudah sejak lama mondar-mandir di Kecamatan Geumpang. “Meski diusir dari gampong, gajah itu tidak pernah kembali ke hutan. Sehingga perlu digiring oleh gajah jinak ke habitatnya, agar tak kembali turun ke gampong,” kata M Sabi.

Ia khawatir, jika penggiringan gajah ini tak segera dilakukan, musibah yang sama juga akan dialami warga lainnya, dan masyarakat akan terus hidup dalam ketakutan. Apalagi gajah sering turun ke gampong untuk mencari makan saat malam hari. “Kami minta Bupati Pidie memperhatikan persoalan ini. Karena jika tidak ditangani segera, kami khawatir akan memakan korban jiwa,” pungkasnya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help