Ikatan Pemuda Nagan Raya Tolak Alokasi Rp 9,8 Miliar APBA Untuk Kongres KNPI

Coba dicek, mana tahu anggaran sebelumnya saja banyak yang digunakan untuk jalan-jalan

Ikatan Pemuda Nagan Raya Tolak Alokasi Rp 9,8 Miliar APBA Untuk Kongres KNPI
Ishani, Ketua Ikatan Pemuda Nagan Raya (IPNR) 

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ikatan Pemuda Nagan Raya (IPNR) secara tegas menolak alokasi anggaran Rp 9,8 miliar dari APBA yang diperuntukkan untuk pelaksanaan kongres KNPI.

"IPNR akan segera menyurati Kadispora dan Plt Gubernur Aceh untuk mengevaluasi kembali dana APBA sebesar Rp 9,8 miliar untuk kegiatan kongres KNPI," ujar Ketua Umum IPNR, Ishani, kepada Serambinews.com, Minggu (9/9/2018).

Ishani mengatakan, sangat prihatin, di saat kondisi ekonomi masyarakat Aceh semakin terpuruk. Justru ada organisasi yang mengatasnamakan pemuda menyedot anggaran hingga mencapai Rp 9,8 miliar hanya untuk kongres organisasinya.

Baca: Kongres KNPI 2018 - Ketua FPMPA Anggap Anggaran Rp 9,8 Miliar Mubazir

"Saya berharap, Pemerintah Aceh lebih peka terhadap kondisi rakyat Aceh saat ini ketimbang menghamburkan anggaran hampir Rp 10 miliar untuk satu kelompok. APBA harus dihemat dan dipergunakan untuk hal yang lebih bermanfaat seperti pembangunan rumah fakir miskin, rumah anak yatim, pemberdayaan ekonomi pemuda atau sejumlah kegiatan lainnya yang manfaatnya langsung menyentuh masyarakat. Hal itu lebih wajib sifatnya daripada kongres KNPI," uja Ishani.

Menurut Ishani, selama ini miliaran rupiah tiap tahunnya anggaran kepemudaan di APBA disedot KNPI, sementara tidak sebanding dengan kontribusinya kepada rakyat Aceh.

"Coba dicek, mana tahu anggaran sebelumnya saja banyak yang digunakan untuk jalan-jalan, apakah untuk kongres ini juga dialokasikan untuk uang saku peserta, transport peserta ataupun agenda jalan-jalan ke Sabang dengan alasan promosi wisata Aceh, kan perlu dicek lagi," cetusnya.

Baca: Organisasi Pemuda Kritik Penggunaan Rp 9,8 Miliar Uang Rakyat Aceh untuk Kongres KNPI 2018

Ishani memaparkan, jika dilihat Anggaran Dasar (AD) KNPI Bab 8 Permusyawaratan Pasal 16 tentang Kongres KNPI menyebutkan bahwa kongres yang digelar tiga tahun sekali adalah musyawarah utusan organisasi kemasyarakatan pemuda tingkat nasional di KNPI dan DPD KNPI Provinsi.

"Jika kita hitung, jumlah Provinsi di Indonesia 34 provinsi, 415 Kabupaten dan 93 Kota. Jika masing-masing level kepengurusan tersebut 10 orang maka jumlah total peserta adalah 5.420 orang. Lantas dari mana estimasi 15.000 orang seperti klaim ketua DPD KNPI Aceh?," tanya Ishani.

Dalam anggaran dasar KNPI, Pasal 16 Ayat 5 disebutkan bahwa penyelenggara dan penanggung jawab kongres adalah DPP KNPI.

Halaman
12
Penulis: Jalimin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved