Kepala BKPSDM: Kecil Peluang Subulussalam Dapat CPNS 2018, Kecuali Ada Keajaiban

Kalau soal peluang melihat kenyataan sekarang sangat kecil, kecuali ada keajaiban tiba-tiba pas pembukaan pendaftaran dimasukkan

Kepala BKPSDM: Kecil Peluang Subulussalam Dapat CPNS 2018, Kecuali Ada Keajaiban
Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam, Mustoliq 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Peluang Kota Subulussalam untuk mendapatkan kuota formasi CPNS tahun ini sangat kecil kecuali ada keajaiban alias mukjizat saat dibukanya pendaftaran mendatang.

"Kalau soal peluang melihat kenyataan sekarang sangat kecil, kecuali ada keajaiban tiba-tiba pas pembukaan pendaftaran dimasukkan. tapi ini kan tak mungkin," kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Subulussalam, Mustoliq menjawab Serambinews.com, Minggu (9/9/2018)

Mustoliq mengaku jika soal apakah masih ada peluang bagi Subulussalam terkiat kuota CPNS ini juga ditanyakan bagian organisasi setdako yang menangani Anjab/ABK.

Baca: Subulussalam tidak Dapat Formasi CPNS, Kepala BKPSDM: Buktinya Kita tak Diundang

Namun, lanjut Mustoliq, dia tetap menyampaikan pesimis.

Alasannya, Anjab/ABK yang menjadi faktor utama terhambatnya Subulussalam mendapat jatah formasi CPNS bukan disampaikan tahun ini tapi sejak 2017 lalu.

"setiap rapat selalu 'berkoar-koar' kepada pihak dinas aTau kepala SKPK untuk menuntaskan masalah Anjab/ABK tapi nyatanya mereka lalai," ujar pria.

Baca: VIDEO - Tokoh Lintas Agama Subulussalam Teken Empat Kesepakatan

Karenanya, Mustoliq memastikan Subulussalam tidak akan mendapat formasi CPNS 2018 dan kalau pun ada itu sebuah keajaiban.

Mustoliq menegaskan Anjab/ABK wajib dalam syarat rekrutmen CPND tanpa terkecuali termasuk guru atau bidang lain.

Lantaran itu, dia membantah ada mengatakan jika Anjab/ABK hanya berlaku pada PNS lingkungan dinas sebagaimana dalih Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Subulussalam Irwan Yasin. (*)

Penulis: Khalidin
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved