Rusli Hasbi Penceramah 1 Muharam di Masjid Raya

Pemerintah Aceh melalui Panitia Penyelenggara Peringatan Hari-hari Besar Islam (P3HBI) Aceh, Senin (10/9) malam ini

Rusli Hasbi Penceramah 1 Muharam di Masjid Raya
Dr Rusli Hasbi MA

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Panitia Penyelenggara Peringatan Hari-hari Besar Islam (P3HBI) Aceh, Senin (10/9) malam ini mengadakan ceramah agama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Ceramah dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1440 Hijriah ini akan disampaikan oleh Dr Rusli Hasbi MA, Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Karo Isra) Setda Aceh, Zahrol Fajri SAg MA, kepada Serambi tadi malam menjelaskan, ceramah tersebut akan dilaksanakan sesuai shalat Isya berjamaah. Dikatakan, peringatan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah rencananya akan dihadiri Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, bersama unsur Forkopimda Aceh dan kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

“Doktor Rusli Hasbi adalah putra Aceh yang kini menjadi dosen di UIN Syarif Hidayatullah. Beliau adalah adik kandung dari Abi Daud Hasbi, mantan pimpinan Dayah Jeumala Amal, Lueng Putu, Pidie Jaya, yang kini menjadi salah seorang anggota MPU Aceh,” jelas Zahrol seraya menyatakan tema ceramah yang akan disampaikan Dr Rusli Hasbi adalah ‘Memaknai Hakikat Hijrah dan Spirit Muhajir untuk Mewujudkan Aceh Carong dan Sejahtera.’

Selain ceramah agama, lanjut Zahrol, dalam rangka peringatan 1 Muharam 1440 Hijriah, Pemerintah Aceh melalui P3HBI Aceh juga akan melaksanakan pawai karnaval pada Selasa (11/9) pagi besok. Menurutnya, pawai itu start dan finish-nya di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

“Peserta pawai yang terdiri atas murid PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK akan dilepas oleh Wali Kota Banda Aceh bersama unsur forkompimda dan kepala SKPK pada pukul 07.30 WIB di Lapangan Blang Padang,” ungkap Zahrol.

Setelah lepas start, menurutnya, peserta pawai karnaval bergerak ke Simpang Jam dan akan disambut oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Forkopimda Aceh dan kepala SKPA di depan Pendopo Gubernur Aceh. “Dari depan pendopo gubernur, peserta kelompok PAUD/TK akan finish di Museum Aceh. Sedangkan peserta lain melanjutkan pawai menyusuri sejumlah jalan protokol di Banda Aceh,” timpalnya.

Adapun rute yang dilakukan peserta pawai kelompok SD hingga SMA sederajat, kata Zahrol, dari Pendopo Gubernur bergerak ke Simpang Kodim dan kemudian berbelok ke kanan menuju Simpang Surabaya. Lalu, mereka meneruskan perjalanan ke Simpang Jambo Tape dan selanjutnya belok kiri ke Simpang Lima.

Dari Simpang Lima, tambah Zahrol, peserta pawai karnaval 1 Muharam 1440 Hijriah menaiki Jembatan Pante Pirak, seterusnya ke jalan samping Masjid Raya Baiturrahman, dan akhirnya finish di Lapangan Blang Padang. “Peserta pawai akan memakai pakaian islami berbagai jenis dan model,” ujar Zahrol.

Kepada juara karnaval masing-masing kelompok, tambah Zahrol, panitia menyediakan hadiah berupa piala tetap ditambah uang pembinaan masing-masing Rp 4 juta untuk juara I, Rp 3 juta untuk juara II, dan Rp 2,5 juta untuk juara III. “Aspek yang dinilai yaitu suara dan lagu, tajwid dan fashahah, adab dan pakaian, serta aksesoris atau perlengkapan,” rinci Zahrol Fajri seraya menyatakan bacaan dalam pawai adalah Tala’al Badru ‘Alaina atau Shalawat Badar.

Zahrol yang juga Ketua P3HBI Aceh mengimbau agar di seluruh Aceh juga dapat melaksanakan berbagai kegiatan untuk menyambut 1 Muharam 1440 Hijriah. “Karena ini Tahun Baru Islam maka kita harus memperingatinya dengan baik,” ajak Zahrol Fajri. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help