Advertorial

Slamet Haryadi Raih Penghargaan Direktur Terbaik ISDA Award 2018

Direktur Utama PT Mifa Bersaudara Slamet Haryadi kembali berhasil menerima penghargaan Indonesia Sustainability Development Award 2018

Slamet Haryadi Raih Penghargaan Direktur Terbaik ISDA Award 2018

Jakarta - Setelah berhasil membuktikan Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah yang aman untuk berinvestasi di sektor industri pertambangan batu bara, Direktur Utama PT Mifa Bersaudara Slamet Haryadi kembali berhasil menerima penghargaan Indonesia Sustainability Development Award 2018 sebagai Direktur Terbaik dalam menjalankan program-program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social renponbility), Kamis (6/9/2018).

Dalam sambutannya ia menerangkan bahwa keberhasilan yang ia peroleh saat ini tidak terlepas dari kerja keras tim CSR perseroan yang selalu berada dilapangan untuk terus melalukan berbagai inovasi dalam menjalankan berbagai program pengembangan masyarakat sehingga dapat terus tumbuh, maju, dan berkembang bersama masyarakat Kabupaten Aceh Barat.

"Kami membawa amanah para pemegang saham perusahaan agar selalu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, maka oleh sebab itu sudah saatnya dengan kehadiran kami ini dapat memberikan manfaat dan banyak membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat", ungkap Slamet.

Lebih lanjut, Slamet menegaskan bahwa pihak perseroan akan terus melakukan peberdayaan terhadap masyarakat disekitar lokasi penambangan dengan memanfaatkan potensi lokal yang tersedia dan memperhatikan kearifan budaya lokal sehingga dapat terwujud beberapa program yang dapat meningkatkan perekonomian, kualitas pendidikan, lingkungan yang sehat, infrastruktur, hingga terbukanya banyak lapangan pekerjaan sehingga dapat membantu misi Bupati Aceh Barat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hal ini sudah kami buktikan melalui berbagai program CSR Perusahaan yang sudah berjalan jauh hari sebelum dimulainya produksi batubara di Tahun 2011 dan telah melampaui kewajiban 1% nilai penjualan sesuai dengan Qanun Aceh Barat No. 10 Tahun 2015 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang pelaksanaannya sudah lebih dari 15 Milyar Rupiah selama program CSR ini berlangsung", papar Slamet.

Atas prestasi yang diraihnya pada ajang penghargaan pelaku CSR paling bergengsi di Indonesia ini, Slamet turut diundang khusus menjadi Pembicara Tamu dalam acara International Open Forum (IOF) on ISO 26000 and CSR, The Stones Hotel - Legian Bali, 29 - 30 Oktober 2018 mendatang(*)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved